Jangan heran dengan judul posting di atas, ini sungguh-sungguh terjadi. Buat saya yang bekerja di kompleks pabrik petrokimia larangan foto di area pabrik adalah hal yang wajar demi keselamatan… tetapi ini di lobby hotel loh.. Penasaran? Baca cerita selengkapnya deh…
Review hotel lagi… dah lama saya ndak review hotel di blog ini
Ceritanya ini lanjutan dari menghabiskan duit.. eh.. waktu libur panjang Natal tahun bulan lalu.. setelah dikepung banjir di Samarinda, pindahlah kami ke Balikpapan, nginep di hotel Sagita di Jalan Mayjend. Sutoyo kawasan Gunung Malang Balikpapan (banyak nama daerah di Balikpapan diawali dengan “Gunung” yach..). Hotel bergaya tradisional dan modern yang minimalis, menjanjikan sesuatu yang berbeda.. It’s a FUNtastic day in Balikpapan… serve with genuine above the expectation… tradition with hospitality… begitu slogannya .. wee.. ee.. ee.. apa iya? Ikuti tulisan ini selanjutnya.. ceilah.. dah kayak reporter aja. Sssttt… ini adalah kunjungan pertama kali ke Hotel Sagita… begitu mobil masuk halaman hotel Sagita menuju lobby (eh.. perasaan ndak ada halamannya deh.. ).. langsung disambut kesan tradisional Kalimantan… bangunan bergaya atap Lamin etam.. manis dilihatnya. Hanya saja.. denbagus Aldi protes.. dia mau nginep di hotel yang ada liftnya.. hotel yang tinggi… Lha gimana coba.. hotel Sagita dari depan kan ndak kelihatan tinggi sih.. Terpaksa deh… keahlian bujuk rayu dikeluarkan… “Nak.. hotel yang ada liftnya dah penuh.. sini saja ya”..
Click here to read more.. »
Hari ini saya ke Samarinda lagi, perjalanan dari Bontang ditempuh 2 jam lebih sedikit.. beberapa bagian jalan yang awal bulan lalu lumayan bagus sekarang sudah jelek lagi.. ditemukan lubang-lubang yang cukup dalam di beberapa tempat, mungkin karena musim hujan dan banyaknya kendaraan berat yang melaluinya. Perjalanan kali ini ditempuh pagi-pagi banget dari Bontang… itu karena saya harus mengantar denayu mengikuti Seminar HUT IDI di Samarinda hari ini… Hehehehe… jadi… judul postingan di atas salah donk????
Hmm.. ada benernya juga sih… karena pagi-pagi berangkatnya maka tidak sempat sarapan yang “bener” di rumah.. (sarapan yang bener tuh yang gimana hayo?) Click here to read more.. »
Ke Solo bukan karena mau cari bahan buat posting review hotel loh
Ini ke Solo karena mau nengok keluarga adik sekalian beli hem batik yang lagi nge-trend di Solo, sekalian pengen nyoba hotel Ibis di Solo yang baru buka 2 bulan ini katanya (nah loh… ke hotel juga akhirnya.. hehehe). Berangkat dari rumah Jogja naik Beat boncengan dengan bunda… karena bunda juga mau nengok cucu alias keponakan saya di Solo. eh.. ke Solonya bukan naik sepeda motor, itu beat dititipkan di Parkir Inap depan Stasiun Lempuyangan… Mungkin karena saya berangkat hari Sabtu kemarin lusa, titipan sepeda motornya penuh banget.. tapi tetep aja masih ada tempat.. hari pertama Rp. 1.500,- hari kedua dan selanjutnya Rp. 2.000,- per hari.. Gak mahal juga sih, daripada repot-repot naik taxi atau becak dari rumah
Click here to read more.. »
Ditengah-tengah “pertapaan” yang harus saya jalani di Jogjakarta… saya harus ke Jakarta memenuhi panggilan tugas negara… ceilah…. meeting urusan kerjaan gitu loh
Saya berangkat dari Jogja kemarin pagi jam 8.00 dengan Airbus A-320 Mandala PK-RMA RI-345 ditemani Bunda (hehehe.. masih anak-anak kalau sama Bunda), sampai di Jakarta dijemput keluarga adik trus mampir dulu ke Mangga Dua Mall karena ada yang dicari dan meeting baru dilaksanakan jam 16.30 LT sore harinya. Jakarta siang itu panas banget…Setelah selesai urusan di Mangga Dua Mall, saya pun segera meluncur ke Hotel Aston Atrium Senen Jakarta Pusat… Click here to read more.. »
Pulang dari Jakarta awal bulan September yang lalu, saya sempat tertahan di Balikpapan karena pesawat yang seharusnya membawa saya melanjutkan penerbangan ke Bontang tidak dapat terbang karena alasan teknis dan operasional (lengkap deh… hehehehe). Sebenarnya bisa saja sih melanjutkan perjalanan ke Bontang dengan jalan darat alias naik mobil yang membutuhkan waktu perjalanan normal sekitar 5 jam (ada yang 3,5 jam soalnya.. pyuh..
) dengan biaya charter mobil sekitar Rp. 500.000,- – Rp. 600.000,- langsung dari Bandara Sepinggan ke Bontang (mahal yach…
), namun karena badan saya sudah terasa tidak karuan karena kemarinnya baru berangkat dan hari ini pulang alias pergi semalam saja maka saya niati untuk transit di Balikpapan semalam dan keesokan harinya ke Bontang naik pesawat… Click here to read more.. »
Hari ini saya datang di Jakarta (lagi)
Penerbangan dari Balikpapan dengan Garuda Indonesia GA-513 PK-GWO fine-fine aja… goyang-goyang dikit tapi acceptable lah..
Kalimantan Timur lagi diguyur hujan, jadi panteslah kalau goyang-goyang…. Sayangnya kursi 24E yang saya duduki busanya tipis sebelah.. jadi miring deh, dibenerin kagak bisa.. terpaksa diganjal dengan majalah-majalah yang ada di kantong kursi
Kali ini saya berniat stay di Ibis Arcadia, di depan Ibis Tamarin yang beberapa hari lalu saya nginap.. saya dah reservasi tadi malam via telepon langsung ke hotelnya. Click here to read more.. »
Ini adalah kesempatan ke-2 saya pergi ke Jakarta untuk semalam saja semenjak saya punya blog ini.. tidak ada yang istimewa.. acaranya pun sama dengan yang pertama (baca: postingan “Semalam di Jakarta”), yang membedakan adalah perjalanan kali ini dilakukan di bulan puasa… sedangkan yang dulu tidak
Pagi hari 4 September 2008 saya berangkat ke Jakarta lewat Sepinggan di Balikpapan, pesawat Garuda Indonesia GA-513 Boeing 737-400 PK-GWL yang menerbangkan saya tepat jam 09.00 LT penuh dengan penumpang tak menyisakan satu seat kosong pun… ck.. ck.. ck… hebat.. hebat! Penerbangan 1 jam 50 menit ke Jakarta dilalui dengan nyaman dan cuaca yang cerah selama penerbangan. Buat yang tidak puasa, tetap dapat makanan dan minuman di pesawat kok… Buat yang puasa, disiapkan kotak berisi makanan dan minuman yang bisa dibawa pulang
Click here to read more.. »
Setahu saya, Saphir adalah jenis batu mulia.. alias batu-batuan yang sering dipakai untuk perhiasan.. batu berwarna biru.. mudah ditemui di Kalimantan, di pasar tentunya.. di Martapura Kalsel atau di pasar-pasar perhiasan atau souvenir di kota-kota di Kalimantan. Tapi kali ini saya ketemu Saphir di Jogja yang bukan batu, tidak berwarna biru juga, melainkan sebuah hotel bintang 4 milik Saphir Group yang ada di Jl. Laksda Adisucipto persis di tugu batas kota antara Kota Jogjakarta dan Kabupaten Sleman gandeng dengan Saphir Square.. salah satu Mall di Jogja. Kesempatan ke Jogja kali ini saya nginep di Hotel Saphir Jogjakarta karena dekat dengan tempat diklat di Demangan Baru. Hehehehe.. jelas sudah, bahwa postingan berikut ini adalah review hotel (lagi)
Click here to read more.. »
Baru saja saya kembali dari Lapindo .. Surabaya, seminggu kemudian saya harus ke Jogjakarta untuk menjalani pendidikan dan pelatihan (belajar terus… belajar terus… tak kenal usia
) Lalu kenapa bisa transit di Surabaya?.. Begini loh ceritanya (gaya pembukaan cerita pengantar tidur.. hehehe). Pada suatu hari… eh… hari Sabtu 9 Agustus 2008 saya berangkat ke Jogja dari Bontang via Balikpapan.. Seperti biasa dari Bontang dengan pesawat Pelita Dash-7 PK-PKT jam 07.15 LT.. entah kenapa di atas kabutnya tebal banget.. Click here to read more.. »
