<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>"Blog"e Denmas Rul &#187; Travelling</title>
	<atom:link href="http://denmasrul.com/category/travelling/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://denmasrul.com</link>
	<description>You can do it if you believe you can....</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2011 04:43:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Selat Solo</title>
		<link>http://denmasrul.com/2011/12/21/selat-solo/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2011/12/21/selat-solo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 04:42:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=889</guid>
		<description><![CDATA[Saya belum pernah menemukan makanan seperti ini dengan nama lain selain Selat Solo, walaupun di beberapa kota seperti Jogja dan mungkin kota-kota lainnya dapat dijumpai makanan dengan nama Selat Solo tetapi hanya di Solo &#8211; Jawa Tengah sajalah menu Selat &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2011/12/21/selat-solo/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2011/12/Selat-Solo.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-892" title="Selat Solo" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2011/12/Selat-Solo-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Saya belum pernah menemukan makanan seperti ini dengan nama lain selain Selat Solo, walaupun di beberapa kota seperti Jogja dan mungkin kota-kota lainnya dapat dijumpai makanan dengan nama Selat Solo tetapi hanya di Solo &#8211; Jawa Tengah sajalah menu Selat Solo terenak dapat saya jumpai. Tidak ada salahnya jika sedang berkunjung ke kota Solo menyempatkan mampir ke warungnya mbak Lies di Serengan Solo. Lokasinya ada di gang kecil di seputaran kampung Sraten, cukup unik dengan hiasan keramik2 bernuansa Delft Blue-nya Belanda (konon Selat ini diilhami dari makanan khas Belanda) selain dekorasi Solo tempo doeloe yang membuat semakin asyik untuk bernostalgi di Solo. Pelayannya pun tidak lepas dari seragam surjan, kebaya, blangkon, dan gelung nya yang membuat suasana semakin tradisional.<br />
Selat Solo isinya terdiri dari daging sapi (bisa utuh atau dicacah dan dibuat galantin), dengan asesoris telur ayam, daun selada, wortel, buncis, kentang, acar, dan mayonais ditambah kuah dingin seperti kuah bistik. Rasanya manis tentunya, pokoknya lezat dan maknyus. Ada beberapa variasi menu selat disitu, yang paling saya suka adalah Selat Galantin Kuah Segar&#8230; Memang seger tenan.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Selain selat, ada juga menu tradisional lainnya, termasuk stup makaroni (saya yakin ini juga menu warisan jaman Belanda) dan yang tak kalah serunya adalah Sup Manten.. Sup yang biasa disuguhkan pada acara-acara mantenan di Jawa Tengah.<br />
Wis lah.. Pokoknya mantep tenan&#8230; highly recommended  :-D</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2011/12/21/selat-solo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senja Indah di Bontang Kuala</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/05/24/senja-indah-di-bontang-kuala/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/05/24/senja-indah-di-bontang-kuala/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 04:27:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Sore itu.. disaat wiken.. bingung mo ngapain&#8230; akhirnya daripada bingun en bingun&#8230; saya hela si kuda besi abu-abu Honda CS1 keluar rumah menuju Bontang Kuala&#8230; sendirian pula.. Wah&#8230; semilir angin sore itu terasa segar menerpa wajah.. (padahal pakai helm dengan &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/05/24/senja-indah-di-bontang-kuala/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-826" title="senja-bontang-kuala" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/05/senja-bontang-kuala-300x224.jpg" alt="senja-bontang-kuala" width="300" height="224" />Sore itu.. disaat wiken.. bingung mo ngapain&#8230; akhirnya daripada bingun en bingun&#8230; saya hela si kuda besi abu-abu Honda CS1 keluar rumah menuju Bontang Kuala&#8230; sendirian pula.. Wah&#8230; semilir angin sore itu terasa segar menerpa wajah.. (padahal pakai helm dengan face shield&#8230; hehehehe&#8230; ngarang deh)  <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Waktu sudah hampir menunjukkan pukul 6 di sore hari.. dah hampir gelap yach&#8230; terus saja si kuda besi itu kupacu ke kampung Bontang Kuala yang tersohor di kota Bontang itu. Siapapun yang pernah berkunjung ke Bontang apalagi stay di Bontang pasti tahu Bontang Kuala&#8230; buat yang belum pernah ke Bontang&#8230; silahkan penasaran dulu yach&#8230; hehehehe&#8230; baca cerita dan lihat fotonya di beberapa blog dan website dulu aja deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-822"></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-827" title="tiang-awan" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/05/tiang-awan-300x224.jpg" alt="tiang-awan" width="300" height="224" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-828" title="santai-di-sore-hari" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/05/santai-di-sore-hari-300x224.jpg" alt="santai-di-sore-hari" width="300" height="224" /></p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-830" title="maghrib-di-bontang-kuala" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/05/maghrib-di-bontang-kuala-300x224.jpg" alt="maghrib-di-bontang-kuala" width="172" height="129" />Senja itu terasa nyaman di Bontang Kuala.. helm pun saya lepas.. wuih.. seger sekali&#8230; riak gelombang kecil di permukaan air laut memantulkan sinar mentari sore itu laksana pantulan cahaya dari jutaan berlian yang tersebar di permukaan air laut&#8230; bagus banget&#8230; Syukur pada TUHAN yang telah memberikan itu semua pada umatNYA. Selebihnya tidak perlu ditulis panjang-panjang disini yach&#8230; lihat foto-fotonya aja.. walau foto amatiran tapi tidak bisa menyembunyikan indahnya senja di Bontang Kuala <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/05/24/senja-indah-di-bontang-kuala/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hijaunya Bontang ku</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/03/10/hijaunya-bontang-ku/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/03/10/hijaunya-bontang-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 13:34:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=752</guid>
		<description><![CDATA[Bontang tempat saya dan keluarga tinggal telah semakin dikenal dibandingkan dengan lebih dari 15 tahun yang lalu saat saya mulai menginjakkan kaki di bumi Kalimantan Timur ini. Bontang sekarang juga semakin ramai, walau akses ke Bontang melalui udara dan laut &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/03/10/hijaunya-bontang-ku/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-759" title="arwana" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/arwana-300x224.jpg" alt="arwana" width="241" height="180" />Bontang tempat saya dan keluarga tinggal telah semakin dikenal dibandingkan dengan lebih dari 15 tahun yang lalu saat saya mulai menginjakkan kaki di bumi Kalimantan Timur ini. Bontang sekarang juga semakin ramai, walau akses ke Bontang melalui udara dan laut tidak mengalami kemajuan alias itu-itu saja.. namun transportasi darat dari Samarinda ke Bontang mengalami kemajuan yang pesat.. dulu bis AKDP yng digunakan adalah bis tigaperempat dengan AC palsu alias Angin Cendela yang panas.. sekarang sudah banyak bis umum jalur Bontang-Samarinda pp, bahkan Bontang-Balikpapan pp yang menggunakan AC beneran.. alias <em>Air Conditioning</em> <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Lalu bagaimana dengan penghijauan kotanya? Ini yang agak sulit.. kemajuan kota sepertinya sebanding dengan<img class="alignright size-thumbnail wp-image-760" title="danau-arwana" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/danau-arwana-150x150.jpg" alt="danau-arwana" width="173" height="173" /> meningkatnya jumlah penduduk.. peningkatan jumlah penduduk tentunya membutuhkan lahan yang luas untuk tempat tinggal.. Nah, sepertinya sulit mendapatkan area di Bontang yang dipenuhi oleh pepohonan besar-besar yang rindang (hmm.. sepertinya disepanjang jalan Samarinda-Bontang nasibnya juga sama.. ). Ini sih sudah problem lamaaaaa yach&#8230; Pemkot Bontang saat ini sedang berusaha untuk membuat Bontang lebih hijau dengan slogan Kota Taman nya .. Tertib-Mandiri-Agamis-Aman-dan Nyaman.. bener-bener disulap menjadi kota yang penuh taman&#8230; Hmm.. tapi yang namanya taman kan bukan berisi pohon-pohon hutan yang gede-gede? Lalu dimana bisa melihat hutan kota yang hijau di Bontang?<span id="more-752"></span><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-762" title="arwana-pkt" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/arwana-pkt-150x150.jpg" alt="arwana-pkt" width="150" height="150" />Bersyukur bahwa di Bontang ada dua perusahaan besar, PT. Pupuk Kaltim dan Badak NGL Co. yang mau tidak mau harus diakui menyumbang paru-paru kota Bontang dengan kawasan hijaunya dengan pohon-pohon besarnya yang masih dijaga kelestariannya. Pada hari Minggu&#8230; (kok seperti lagu anak-anak?).. Pada suatu hari.. (kok seperti kalimat pembuka tugas mengarang Bahasa Indonesia ketika masih SD dulu?).. halah&#8230; pokoknya waktu itu hari Minggu.. saya ikut aktivitas <em>outing</em> di kantor tempat saya bekerja&#8230; (kantor ni ye.. hahahaha). Acaranya jalan sehat menembus hutan kota Wanatirta yang dikelola PT. Pupuk Kaltim&#8230; dilanjutkan makan-makan.. sarapan pagi di kolam pemancingan Arwana yang masih terletak di lingkungan PT. Pupuk Kaltim&#8230; hmmm walaupun namanya Arwana.. tapi ndak ada Arwana nya sama sekali loh&#8230;<img class="alignright size-medium wp-image-761" title="jalan-sehat" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/jalan-sehat-300x224.jpg" alt="jalan-sehat" width="237" height="177" /> hanya sebuah nama.. dan yang ada di kolam kebanyakan adalah ikan mas&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-763" title="hutan-kota-wanatirta" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/hutan-kota-wanatirta-150x150.jpg" alt="hutan-kota-wanatirta" width="131" height="131" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-764" title="sukun-arwana" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/sukun-arwana-150x150.jpg" alt="sukun-arwana" width="132" height="132" /></p>
<p>Asyik juga.. berjalan kaki menyusuri jalan raya yang setiap hari saya lalui berangkat dan pulang kerja.. diapit &#8220;hutan&#8221; hijau&#8230; yang masih ada monyetnya.. biawaknya.. dan lain-lain  (yang kadang-kadang mereka  menyeberang jalan.. sehingga harus hati-hati dan waspada kalau mengendarai kendaraan disitu)  <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Pagi itu jalanan sepi karena hari libur, kami pun bebas menghirup udara segar tanpa diganggu asap kendaraan bermotor&#8230;  Jauh mata memandang.. hijau nan asri&#8230; Bontang ku <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/03/10/hijaunya-bontang-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Museum Dirgantara</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/02/22/museum-dirgantara/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/02/22/museum-dirgantara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 05:11:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan_jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=721</guid>
		<description><![CDATA[Masih cerita ketika di Jogja bulan lalu&#8230; jalan-jalan bersama keluarga, tepatnya di hari Minggu 25 Januari 2008.. denbagus Aldi minta diantar ke Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala Yogyakarta&#8230; Kenapa minta kesitu? Karena dulu ketika menemani denayu sekolah S2 di Jogja, &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/02/22/museum-dirgantara/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-724" title="museum-dirgantara" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/museum-dirgantara-300x224.jpg" alt="museum-dirgantara" width="195" height="145" />Masih cerita ketika di Jogja bulan lalu&#8230; jalan-jalan bersama keluarga, tepatnya di hari Minggu 25 Januari 2008.. denbagus Aldi minta diantar ke Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala Yogyakarta&#8230; Kenapa minta kesitu? Karena dulu ketika menemani denayu sekolah S2 di Jogja, Aldi yang masih TK sempat diajak ke Museum itu yang banyak pesawat terbangnya.. alhasil dia pun ingin bernostalgia kesitu. Yach.. cerita sebulan yang lalu.. mudah-mudahan masih bisa runtut menceritakannya. Maklumlah, akhir-akhir ini sibuk banget.. sampai-sampai ndak sempat ngeblog.. apalagi blogwalking (maaf ya teman-teman&#8230;  saya pasti singgah kok&#8230; ).. Kembali ke laptop.. eh.. kembali ke topik.. Siang itu Jogja panas banget, pinjam si Zebra punya bunda keluaran tahun 1988 yang masih joss <img class="alignright size-medium wp-image-725" title="pesawat-di-museum-dirgantara" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/pesawat-di-museum-dirgantara-300x224.jpg" alt="pesawat-di-museum-dirgantara" width="169" height="127" />mesinnya, kami berempat pun meluncur ke daerah Janti &#8211; Jogja, tepat setelah menyeberang rel KA dari arah utara dibawah jembatan layang Janti.. kamipun masuk ke kompleks TNI-AU.. harus lapor dulu ke petugas piket.. ngisi buku tamu.. karena Museum itu berada didalam kompleks TNI-AU. Ndak jauh dari <em>gate</em> piket tadi&#8230; sampailah ke area Museum yang sudah banyak mobil pengunjung parkir disitu.. Jelas sekali terlihat kalau itu museum pesawat terbang karena di lapangan banyak dipasang pesawat-pesawat terbang milik TNI-AU yang sudah tidak dioperasikan lagi&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-721"></span><img class="alignleft size-medium wp-image-726" title="awas-terbang" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/awas-terbang-300x224.jpg" alt="awas-terbang" width="274" height="204" />Buat mereka yang punya anak kecil&#8230; cocok dibawa ke Museum ini untuk mengenal kejayaan TNI-AU kita sejak jaman perjuangan dulu sampai sekarang&#8230; apalagi buat yang suka dengan pesawat terbang <em>non-passenger</em> dan segala <em>ubo-rampe</em>nya sepertinya bakalan suka dibawa kesini. Aldi pun begitu turun dari mobil langsung berlari-lari kesana-sini.. menuju lokasi pesawat terbang yang terparkir dengan gagahnya di area Museum&#8230; Puas keliling di tanah lapang.. kamipun <img class="alignright size-thumbnail wp-image-727" title="aldi-bergaya-di-museum" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/aldi-bergaya-di-museum-150x150.jpg" alt="aldi-bergaya-di-museum" width="150" height="150" />menuju hall Museum yang ada di bangunan utama Museum Dirgantara.. kembali mengisi buku tamu disitu.. Sempat ditanya.. &#8220;Dari keluarga besar TNI-AU?&#8221; Aduh&#8230; bukan&#8230; hehehehe&#8230; Tapi ndak masalah&#8230; memang Museum ini didedikasikan untuk  seluruh masyarakat Indonesia yang tertarik dengan sejarah TNI-AU.. iya toh.</p>
<p>Lengkap banget loh.. dimulai dari foto-foto pejabat TNI-AU.. KASAU pertama sampai sekarang, lambang-lambang TNI-AU dan beraneka ragam seragam yang dikenakan prajurit TNI-AU sampai dengan perwira tingginya&#8230; yang dikenakan patung-patung manequin yang gagah&#8230; Dan ditutup dengan pesawat-pesawat terbang kecil sampai DC-3 yang pernah dipakai TNI-AU berjejer di bangunan mirip hanggar&#8230;  potongan Dakota VT-CLA yang ditembak Belanda sehingga menewaskan Komodor Udara Adisucipto pun ada disitu&#8230; lengkap deh&#8230; Hmm.. buat yang tidak biasa jalan jauh.. lumayan capek juga mengelilingi Museum ini&#8230; tapi dibandingkan dengan pengetahuan yang didapat.. berguna banget loh&#8230; Satu jam lebih kami berada disitu&#8230; puas.. puas..puas&#8230; apalagi Aldi puas banget .. hehehehe. *Posting kali ini ndak ada cerita makanannya* <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-728" title="gaz" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/gaz-150x150.jpg" alt="gaz" width="124" height="124" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-729" title="seragam-tni-au" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/seragam-tni-au-150x150.jpg" alt="seragam-tni-au" width="122" height="122" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-730" title="vt-cla" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/vt-cla-150x150.jpg" alt="vt-cla" width="122" height="122" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-731" title="museum-pesawat" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/museum-pesawat-150x150.jpg" alt="museum-pesawat" width="121" height="121" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/02/22/museum-dirgantara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Numani</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/02/02/numani/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/02/02/numani/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 13:50:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=664</guid>
		<description><![CDATA[Numani&#8230; bisa berarti sesuatu yang bikin kita ketagihan untuk menikmatinya lagi, that is bahasa Jawa&#8230; tapi yang ini adalah nama sebuah Rumah Makan di daerah selatan Jogjakarta.. tepatnya di jalan Parangtritis Kabupaten Bantul. Mungkin maksud si empunya rumah makan memberi &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/02/02/numani/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-669" title="numani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/numani-150x150.jpg" alt="numani" width="150" height="150" />Numani&#8230; bisa berarti sesuatu yang bikin kita ketagihan untuk menikmatinya lagi, that is bahasa Jawa&#8230; tapi yang ini adalah nama sebuah Rumah Makan di daerah selatan Jogjakarta.. tepatnya di jalan Parangtritis Kabupaten Bantul. Mungkin maksud si empunya rumah makan memberi nama Numani agar siapa yang datang kesitu, bakalan datang lagi alias tuman.. alias ketagihan&#8230; Buat warga Jogja atau yang sering ke Jogja, tentunya tau rumah makan sejenis RM Numani yang banyak bertebaran di Jogjakarta.. rumah makan yang didesain ala pedesaan dengan saung.. oppss.. gubuk-gubuknya.. dikelilingi kolam ikan disekitarnya.. dengan menu gurami goreng.. gurami bakar.. ikan nila goreng.. mangut lele.. wader goreng.. ayam goreng.. dan lain-lain. Saat itu hari Senin 26 Januari 2009 pas liburan Imlek,.. Gong Xi Fat Choi&#8230; saya sekeluarga bersama <img class="alignright size-medium wp-image-670" title="kolam-ikan-numani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/kolam-ikan-numani-300x224.jpg" alt="kolam-ikan-numani" width="300" height="224" />bunda dan keluarga dinda dari Solo bersama-sama menuju RM Numani untuk makan siang bersama.. 14 orang.. keluarga besar <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Saat itu yang namanya RM Numani lagi banyak pengunjung, selain mobil pribadi&#8230; ada 3 bis pariwisata yang parkir disitu juga.. wuih.. penuh tenan. Maklumlah, long weekend.. Jogja diserbu wisatawan.. apalagi RM Numani kan terletak di akses jalan menuju pantai Parangtritis yang terkenal itu. Saung.. eh gubug yang kosong tinggal jauh dibelakang.. sebenarnya dekat dengan hamparan sawah hijau nan asri.. namun karena areanya panas dan bising genset.. kami pun pilih di gubug yang agak di tengah.. di dekat kolam ikan&#8230; tentunya harus sabar menunggu meja dibersihkan karena baru saja selesai dipakai pelanggan yang lain. Menunya apa saja sih yang dipesan? Enak nggak? <span id="more-664"></span></p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-672" title="urap-numani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/urap-numani-150x150.jpg" alt="urap-numani" width="150" height="150" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-673" title="wader-goreng" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/wader-goreng-300x213.jpg" alt="wader-goreng" width="300" height="213" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-674" title="trancam-numani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/trancam-numani-150x150.jpg" alt="trancam-numani" width="150" height="150" /></p>
<p>Sambil meja dibersihkan.. kami pun pesan dari buku menu yang ada&#8230; Gurami Bakar adalah yang pertama kali kami pesan.. karena kami tahu bahwa Gurami Bakar Numani adalah yang istimewa&#8230; lalu ayam goreng karena denbagus Aldi pengen ayam goreng (yang akhirnya dimakan keluarga yang lain.. karena begitu pesenan datang denbagus lebih milih gurami bakarnya.. mangut lele (hmm.. enak tenan.. pedes legit dan gurih), wader goreng (sayangnya agak gosong jadi agak pahit.. lain kali minta jangan gosong-gosong ah..), tahu-tempe goreng (makanan wajib), udang goreng tepung (saya ndak kebagian karena sudah jadi rebutan yang lain).. lele goreng (pesenan khusus dinda) ca kangkung.. dan dapat gratisan urap dan trancam.. wuih seger&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-671" title="gurami-bakar-numani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/gurami-bakar-numani-300x182.jpg" alt="gurami-bakar-numani" width="300" height="182" /></p>
<p>Khusus gurami bakarnya&#8230; hmmm&#8230; enak buanggettzz&#8230; konon masaknya.. ikan gurami dibakar tanpa bumbu.. setelah setengah matang diolesi mentega campur bumbu lalu dibakar lagi&#8230; wuih.. mantabzz tenan.. guraminya besar dan tipis sehingga seluruh bagian dagingnya terasa banget bumbunya&#8230;. recommended deh&#8230; apalagi yang namanya gurami di Bontang sulit dicari&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-675" title="ayam-goreng-numani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/ayam-goreng-numani-300x224.jpg" alt="ayam-goreng-numani" width="300" height="224" /></p>
<p>Walau pesenan minumnya terlambat datang (mungkin bingung karena seksi minum kewalahan ngelayani pelanggan yang buanyak), siang itu kami puas banget.. apalagi nunggu pesenan makanannya datang tidak terlalu lama&#8230; sip deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Bener-bener numani&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/02/02/numani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dilarang Foto Di Lobby Hotel!</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/01/24/dilarang-foto-di-lobby-hotel/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/01/24/dilarang-foto-di-lobby-hotel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 05:54:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=653</guid>
		<description><![CDATA[Jangan heran dengan judul posting di atas, ini sungguh-sungguh terjadi. Buat saya yang bekerja di kompleks pabrik petrokimia larangan foto di area pabrik adalah hal yang wajar demi keselamatan&#8230; tetapi ini di lobby hotel loh.. Penasaran? Baca cerita selengkapnya deh&#8230; &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/01/24/dilarang-foto-di-lobby-hotel/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Jangan heran dengan judul posting di atas, ini sungguh-sungguh terjadi. Buat saya yang bekerja di kompleks pabrik petrokimia larangan foto di area pabrik adalah hal yang wajar demi keselamatan&#8230; tetapi ini di lobby hotel loh.. Penasaran? Baca cerita selengkapnya deh&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-653"></span>Ini adalah kesempatan dinas pertama kali ke Jakarta semenjak saya &#8220;pindah&#8221; ke perusahaan yang baru. Kantor pusatnya ada di daerah Pejaten Jakarta Selatan, karena tidak mau repot jauh-jauh maka saya ingin &#8220;mencoba&#8221; hotel yang ada di seputaran Mampang dan Warung Buncit saja (sebelumnya selalu di daerah Menteng di dekat kantor yang lama), setahu saya ada tiga hotel berkelas bintang-3 di daerah itu, Maharaja, Maharani, dan Cipta-2. Sesuai rekomendasi teman, saya pun pilih Maharani karena didekatnya ada halte Busway Mampang, ke kantor bisa pakai busway turun di halte Pejaten.. simple gitu loh. Bener juga sih, setelah dicoba.. ke kantor hanya perlu waktu 15 menit sudah termasuk jalan kaki dan antri buswaynya.. (melawan arus sih).</p>
<p style="text-align: left;"><img class="alignleft size-medium wp-image-657" title="deluxe-maharani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/deluxe-maharani-300x224.jpg" alt="deluxe-maharani" width="260" height="194" />Dari bandara Soetta CGK, saya langsung ke Maharani dengan taxi.. Sesampainya di lobby hotel yang menurut saya terlalu sempit.. saya agak risih dengan banyaknya &#8220;security&#8221; merangkap bell boy (?) dengan seragam safari warna biru tua gelap yang ada di lobby itu&#8230; apalagi bau asap rokok dari orang-orang yang duduk di lobby sangat &#8220;nyegrak&#8221;, membuat saya ingin segera ke atas mendapatkan kamar&#8230; Akhirnya saya dapatkan juga kamar 509 Deluxe room dengan corporate rate sekitar 400 ribu lebih sedikit. Kamarnya bergaya &#8220;kuno&#8221; dengan lantai kayu dan kesannya remang-remang.. penataan lampunya kurang bagus, apalagi kamar mandinya.. gelap. Buat ibu-ibu yang harus make up sendiri pasti akan kerepotan dengan penerangan seperti itu (berarti hotel ini cocoknya buat bapak-bapak saja deh.. hehehehe). AC lumayan dingin.. enak lah.. Hanya saja TV nya model kuno dan tidak ada remote control yang tersedia di kamar.. terpaksa saya tanya ke housekeeping apakah saya harus pinjam remote control, dijawab.. &#8220;memang tidak ada pak, bapak bisa atur dari pencetan di meja sebelah tempat tidur bapak&#8221; halah&#8230; hare gene.. kalau sambil tiduran apa ya harus meraba-raba meja cari pencetan? Ya udah deh, akhirnya dari semenjak check in sampai check out saya tidak pindah-pindah channel TV.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">Berhubung siang harinya saya tidak makan nasi  <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  , sore itu saya lapar (maklum.. wong Jowo) .. duh.. makanan lagi <img class="size-medium wp-image-658 alignright" title="nasi-goreng-maharani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/nasi-goreng-maharani-300x224.jpg" alt="nasi-goreng-maharani" width="252" height="188" />deh ceritanya&#8230; saya ke Restaurant di lobby, saya tanya ke waiternya yang paling cepet apa mas? (harusnya &#8220;bang&#8221; ya? hehehe), dijawablah nasi goreng&#8230; bener juga.. relatif cepet datangnya.. rasanya sih.. enak juga.. bumbunya terasa.. Ada beberapa hotel yang takut bumbu menyesuaikan lidah bule sehingga rasanya hambar.. tetapi di Maharani tidak.. (mungkin karena tamunya kebanyakan domestik yach). Selesai makan saya minta bill.. &#8220;mas billnya dong&#8230;&#8221; eh.. si waiter  kembali nanya &#8221; bapak bisa bahasa Indonesia?&#8221; halah.. apalagi nih? Memang sih.. yang saya mintain bill beda dengan yang nawarin menu tadi.. &#8220;Kenapa mas?&#8221; saya tanya lagi.. &#8220;Nggak pak, saya kira bapak orang Singapura, soalnya kemarin ada yang mirip bapak makan disini, beliau pakai bahasa Inggris terus.. katanya orang Singapura.. bedanya yang kemarin agak lebih putih dari bapak&#8221;.. Wah..wah.. mau bilang saya hitam saja kok pakai kayak orang Singapura to mas&#8230; hahahahaha. Ya sudah deh.. berapa? Semua Rp. 60rb pak&#8230; normal untuk harga makanan di hotel..</p>
<p style="text-align: left;">Setelah selesai makan, saya duduk-duduk di lobby hotel.. kebetulan agak sepi.. sehingga bau rokoknya sudah tidak menyengat lagi. Saya baca koran sambil SMSan (maksudnya gantian gitu loh). Tiba-tiba didepan saya berdiri seorang laki-laki dengan t-shirt hitam..panggil nama saya.. &#8220;Rul!&#8221; Saya pun tercengang hampir tidak percaya&#8230; perlu beberapa detik untuk sadar.. Ternyata dia adalah teman kuliah saya S1 dulu, sudah lama sekali tidak kopdar walau sering email-emailan lewat milis. Tanpa janjian.. tanpa rencana.. saya ketemu disitu&#8230; surprised gitu loh, dia juga baru pertama kali nginap di Maharani juga, seperti saya <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Sama-sama urusan dinas juga. Layaknya teman lama yang jarang ketemu, kami pun kangen-kangenan.. cerita sana.. cerita sini.. di lobby hotel. Begitu kami mau berpisah, karena ada urusan lain, saya pun punya ide untuk foto berdua, rencananya sih mau diposting ke milis buat kejutan ke teman-teman. Karena tidak ada orang ketiga.. saya pun pasang kamera digital saya di meja didepan saya untuk saya set automatic jepret sendiri setelah sekian detik. Waktu lagi setting autonya.. saya didatangi security berbaju safari biru tua yang sore itu memang banyak di lobby&#8230; saya kira mau bantu ngambilin foto&#8230; eh.. ternyata bikin saya tercengang &#8220;Maaf, pak.. dilarang mengambil foto di lobby&#8221;.. Hah, apakah wajah kami mencurigakan??? <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  Lagipula tidak ada sign dilarang foto yang tertempel di lobby. Saya tanya kenapa? Dijawab &#8220;Takut kalau ada orang lain yang kefoto&#8221;.. &#8220;Mosok itu alasannya?&#8221; sahut saya. &#8220;Peraturan manajemen pak, saya hanya menjalankan tugas&#8221;. Tidak puas dengan jawaban security, saya pun ke receptionist, &#8220;memang tidak boleh ambil foto disini ya mas&#8221;.. &#8220;Iya pak, manajemen bilang begitu&#8221;&#8230; Alasannya apa? &#8220;Tidak tahu pak, itu peraturan manajemen&#8221;.. Ok.. ok deh&#8230; jaman sekarang kok masih ada peraturan yang tidak jelas kenapa peraturan itu diterapkan, jadul banget gitu loh. Saya pun tidak jadi foto dengan sahabat lama&#8230;.</p>
<p style="text-align: left;">BTW, apakah ada teman-teman yang tahu&#8230; kenapa kira-kira dilarang foto di lobby hotel itu, kira-kira kenapa takut ada orang lain yang kefoto? Hayo&#8230;&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/01/24/dilarang-foto-di-lobby-hotel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ke Jakarta Seperti Ke Luar Negeri</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/01/23/ke-jakarta-seperti-ke-luar-negeri/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/01/23/ke-jakarta-seperti-ke-luar-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 15:48:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[Rabu 21 Januari 2009 yang lalu saya dapat kesempatan lagi dinas ke Jakarta, sebelum cuti seminggu ke Jogja bersama denayu dan denbagus for graduation ceremony hasil &#8220;pertapaan&#8221; selama ini&#8230; Sebenarnya perjalanan ke Jakarta bukanlah hal yang luar biasa untuk diceritakan &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/01/23/ke-jakarta-seperti-ke-luar-negeri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-636" title="pelita-pk-psv" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/pelita-pk-psv-300x137.jpg" alt="pelita-pk-psv" width="300" height="137" />Rabu 21 Januari 2009 yang lalu saya dapat kesempatan lagi dinas ke Jakarta, sebelum cuti seminggu ke Jogja bersama denayu dan denbagus<em> for graduation ceremony</em> hasil &#8220;pertapaan&#8221; selama ini&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Sebenarnya perjalanan ke Jakarta bukanlah hal yang luar biasa untuk diceritakan karena di blog ini pun saya  sudah sering cerita tentang perjalanan ke Jakarta. Namun perjalanan kemarin adalah pengalaman baru buat saya yang sebenarnya tidak saya sengaja untuk saya dapatkan. Diawali dari kerusakan teknis PK-PKT Pelita Dash-7 yang harus membawa saya dari Bontang ke Balikpapan jam 07.15 LT membuat saya tidak bisa nyambung dengan pesawat Garuda ke Jakarta GA-515 jam 09.50 LT yang tiketnya sudah saya pegang. Pesawat PK-PSV Pelita Dash-7 pengganti dari Balikpapan baru tiba jam 09.20 LT di Bontang untuk terbang kembali lagi ke Balikpapan membawa saya (dan penumpang lain tentunya&#8230;). Beruntung saya bisa dapatkan seat di penerbangan Garuda berikutnya GA-517 jam 12.30 LT dengan membayar biaya administrasi perubahan Rp. 50.000,- ketika check in (kebetulan kelas tiketnya di N). Lalu apa yang menjadi istimewa di perjalanan  ke Jakarta kali ini? <span id="more-631"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-637" title="kolak-pisang" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/kolak-pisang-300x224.jpg" alt="kolak-pisang" width="300" height="224" /></p>
<p>Setelah check-in saya pun menunggu di Garuda Executive Lounge Bandara Sepinggan, bukan karena saya naik business class loh.. ini karena saya member GFF Cobrand dengan salah satu Bank penerbit kartu kredit di Indonesia. Nah.. disitu saya dapatkan yang istimewa.. kolak pisang.. teman-teman.. hahahahaha. Apa istimewanya? Istimewanya karena saya dah lama banget ndak makan kolak, halah&#8230; malu-maluin deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />   Kental manis.. kolang-kalingnya menarik banget.. Sambil menunggu boarding, seperti biasanya saya pun akses internet dengan free internet wi-fi hotspot, hmm.. tanpa password&#8230; yang berarti siapapun yang di ruang tunggu (tidak harus di Lounge) bisa akses internet gratis di Sepinggan dong.. hebat.. hebat&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Lalu kenapa judul postingan ini &#8220;Ke Jakarta seperti Ke Luar Negeri&#8221;? Yang jelas, bukan karena harus bawa passport, juga bukan karena  sama-sama tidak bayar fiskal karena ada NPWP <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Lalu.. lalu&#8230;?</p>
<p><img class="size-medium wp-image-638 alignleft" title="airbus-a330-garuda" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/airbus-a330-garuda-300x158.jpg" alt="airbus-a330-garuda" width="300" height="158" /></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-639" title="cabin-ga-a330-300" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/cabin-ga-a330-300-300x224.jpg" alt="cabin-ga-a330-300" width="201" height="151" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-640" title="cerah-berangin" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/cerah-berangin-300x224.jpg" alt="cerah-berangin" width="178" height="133" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-641" title="tv-ga-a330-300" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/tv-ga-a330-300-300x224.jpg" alt="tv-ga-a330-300" width="148" height="110" /></p>
<p>Sebenarnya saya sudah tau dari iklan di koran lokal Kaltim, bahwa saat ini penerbangan Garuda GA-517 dari Balikpapan ke Jakarta menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330-300 dengan penumpang sekitar 250-an orang lebih (pas nya berapa sih.. ada yang tau?), dan hanya sekali sehari yang menggunakan pesawat berbadan lebar itu, schedule lainnya tetap dengan Boeing 737. Nah.. ternyata benar.. saya boarding ke pesawat bueeessaarr itu. Terus terang, ini bukan pertama kalinya saya naik Airbus A330-300 nya Garuda, dulu di tahun 1993-an (jadul banget ya) saya pernah naik pesawat itu ke Hong Kong pp untuk urusan dinas.. So, jadilah saya ke Jakarta seperti ke Hong Kong.. ke luar negeri gitu loh.. hahahaha <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="size-medium wp-image-642 alignleft" title="kentang-dengan-ayam" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/kentang-dengan-ayam-300x224.jpg" alt="kentang-dengan-ayam" width="189" height="141" />Dah lama tidak terbang dengan pesawat besar.. duduk di kursi 16-B, dengan formasi 2-4-2, suasana pemandangan terasa lapang.. walau TV yang saat itu meyuguhkan film &#8220;Just for Laugh&#8221; terlihat jauh dari tempat duduk saya. Penerbangan 1 jam 40 menit ke Jakarta menjadi tidak terasa lama.. yang terasa adalah goyangan-goyangan lembut yang membuat saya terasa seperti orang mabuk.. (saya hanya bisa bayangkan berarti angin di luar kencang sekali, pesawat segede gitu pun terombang-ambing.. meskipun cerah.. pantesan ombak di laut akhir-akhir ini dilaporkan tinggi). <em>In flight service</em> yang diberikan Garuda untuk <em>domestic flight</em> menurut saya adalah terbaik di Indonesia dibandingkan maskapai lainnya. Sajian makanan hangat yang saat itu bisa dipilih antara nasi dengan daging atau kentang dengan ayam bisa membuat perut terasa nyaman.. di jam makan siang di udara.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Yach.. ditutup dengan makanan lagi deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/01/23/ke-jakarta-seperti-ke-luar-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buaya-buaya Balikpapan</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/01/18/buaya-buaya-balikpapan/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/01/18/buaya-buaya-balikpapan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 16:20:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=613</guid>
		<description><![CDATA[Ini buaya beneran loh (sebelum diprotes sama warga Balikpapan&#8230; hehehehe), saya sebut buaya Balikpapan karena memang saya dan keluarga melihatnya di Balikpapan ketika berlibur akhir bulan tahun yang lalu.. Diawali dari kegemaran denbagus Aldi melihat binatang-binatang, mintalah dia ke kebun &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/01/18/buaya-buaya-balikpapan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-619" title="patung-buaya1" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/patung-buaya1-224x300.jpg" alt="patung-buaya1" width="167" height="224" />Ini buaya beneran loh (sebelum diprotes sama warga Balikpapan&#8230; hehehehe), saya sebut buaya Balikpapan karena memang saya dan keluarga melihatnya di Balikpapan ketika berlibur akhir <span style="text-decoration: line-through;">bulan</span> tahun yang lalu.. Diawali dari kegemaran denbagus Aldi melihat binatang-binatang, mintalah dia ke kebun binatang&#8230; lha kalau kebun binatang di Balikpapan dimana atuh? Ya ndak ada.. dong, ndak ada yang seperti Gembira Loka di Yogyakarta atau Ragunan di Jakarta. Secara geografis, Balikpapan kan terletak di Kalimantan.. &#8220;Aldi jangan kuatir deh, pasti akan ketemu binatang&#8221;.. hehehe. Kalau mau lihat orang utan ya ke wanariset Samboja, kalau mau lihat beruang madu ya ke Kebun Raya Samarinda, nah kalau mau lihat buaya sampai puas ya datang aja ke penangkaran buaya di Teritip Balikpapan.. Sore itu si OXXY meluncur ke Teritip.. perjalanan sekitar setengah jam dari Bandar Udara Sepinggan di Balikpapan arah Handil.. CMIIW.. setelah melewati kawasan wisata pantai Manggar.. pantai Lamaru, sampailah ke Teritip&#8230;<span id="more-613"></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-620" title="gajah" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/gajah-224x300.jpg" alt="gajah" width="224" height="300" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-621" title="awas-tangan" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/awas-tangan-300x194.jpg" alt="awas-tangan" width="300" height="194" /></p>
<p>Ini bukan kunjungan kami ke Teritip untuk pertama kalinya, namun sudah bertahun-tahun saya tidak ke Teritip <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Walhasil saya sempat bingung mencari &#8220;jalan masuk&#8221; ke lokasi penangkaran buayanya.. tidak ada tanda yang jelas yang bisa dilihat dari arah Balikpapan.. akhirnya setelah sampai daerah Teritip saya harus jeli.. mana jalan menuju ke penangkaran buaya itu&#8230; ada baliho yang sudah pudar.. itupun kelihatan dari arah sebaliknya.. akhirnya si OXXY pun harus mencari tempat putar untuk balik arah&#8230; lha sudah terlanjut nglewati baliho itu.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Hari itu hari Sabtu, jadi tidak serame hari Minggu atau libur hari raya.. walaupun ada juga sekitar 5 &#8211; 10 mobil parkir disitu. Ternyata tidak <img class="alignright size-medium wp-image-625" title="buaya-care" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/buaya-care-224x300.jpg" alt="buaya-care" width="108" height="145" />hanya buaya saja yang bisa dilihat di Teritip, ada Gajah.. (nah Aldi jadi tambah semangat), ada kandang ular.. (hiiii&#8230;), ada buaya.. (lha iya lah). Tak menunggu lagi.. kami pun masuk ke kandang buaya.. opss.. jangan lupa beli tiket masuk.. toh buaya-buaya itu perlu makan juga kan <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Nah.. sore itu buaya-buayanya lagi diberi makan&#8230; katanya sih dari ikan.. hmm.. baunya.. gak ku.. ku.. deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  Saya tanya karyawan penangkaran disitu, katanya buaya-buaya diberi makan 1-2 kali seminggu.. Hmm.. seminggu? Apa ndak lapar ya? Katanya memang itu jadwalnya, kalau diberi makan diluar jadwal.. belum tentu dimakan juga.. nah loh&#8230; Karena besok hari Minggu dan biasanya banyak pengunjung maka Sabtu sore itu buayanya dikenyangi makan duluan.. (hmm apa hubungannya ya?) <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-622" title="buaya" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/buaya-224x300.jpg" alt="buaya" width="224" height="300" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-623" title="buaya-lagi" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/buaya-lagi-300x224.jpg" alt="buaya-lagi" width="300" height="224" /></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-624" title="menu" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/menu-224x300.jpg" alt="menu" width="111" height="150" />Kandang buaya dipisahkan berdasarkan umur&#8230; dari yang masih bayi sampai yang buesar-buesar&#8230; hiiii&#8230;.. saya pun hanya berani mengintip melihat dari jauh, kalah deh sama Aldi yang begitu semangatnya melihat buaya yang lagi menggeliat-geliat menangkap makanan yang diberikan sang pawang. Buaya menurut saya adalah binatang yang paling malas bergerak.. maka saat sang buaya bergerak pun bisa menjadi &#8220;atraksi&#8221; yang menarik&#8230; Setengah jam di kandang buaya itu pun sudah lebih dari cukup buat saya dan denayu.. tetapi melihat anak-anak yang sangat menikmati.. maka kami pun sabar menemani mereka sampai hampir satu jam disitu&#8230; Setelah itu ndak kuatlah saya.. hehehe.. Saya ajak anak-anak keluar kandang.. keluar area kandang maksudnya.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Eh.. di dekat pintu keluar ada terpampang daftar menu makanan serba buaya&#8230; dan kebetulan warungnya tutup, nggak jadi ada liputan kulinernya deh.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/01/18/buaya-buaya-balikpapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mie Jogja Ala Balikpapan</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/01/14/mie-jogja-ala-balikpapan/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/01/14/mie-jogja-ala-balikpapan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 03:34:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Judulnya jelas kalau ini cerita tentang kuliner&#8230; Yang menjadi unik adalah ketika  saya dan keluarga &#8220;menemukan&#8221; warung mie Jogja di Balikpapan.. dengan merek.. &#8220;Mbah Darmo&#8221; Diawali dengan &#8220;kebingungan&#8221; kami mencari menu makan malam yang &#8220;sederhana&#8221;.. alias cepet dan murah.. setelah &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/01/14/mie-jogja-ala-balikpapan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-607" title="banner-mbah-darmo" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/banner-mbah-darmo-224x300.jpg" alt="banner-mbah-darmo" width="152" height="203" />Judulnya jelas kalau ini cerita tentang kuliner&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Yang menjadi unik adalah ketika  saya dan keluarga &#8220;menemukan&#8221; warung mie Jogja di Balikpapan.. dengan merek.. &#8220;Mbah Darmo&#8221; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Diawali dengan &#8220;kebingungan&#8221; kami mencari menu makan malam yang &#8220;sederhana&#8221;.. alias cepet dan murah.. setelah puter-puter kota Balikpapan untuk kembali ke Hotel Sagita tempat kami menginap.. tiba-tiba mata kami tertarik pada sebuah warung di jalan Mayjend Sutoyo masih di kawasan gunung Malang di dekat hotel Sagita.. &#8220;Mie Jogja Mbah Darmo&#8221;.. akhirnya kamipun sepakat untuk makan disitu.. Si OXXY pun harus puter balik karena dah telanjur lewat.. Hmm.. ndak jadi makan di hotel nih.. ngirit.. ngirit..  begitu pikir saya <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Seperti apa sih Mie Jogja ala Balikpapan itu&#8230;?? <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-600"></span></p>
<p>Hehehehe&#8230; suasananya mirip sekali dengan warung bakmi Jogja di Jogja sana.. meja dengan bangku kayu memanjang tanpa sandaran&#8230; dan kita juga bisa lihat mas nya yang lagi masak.. Mas-nya jelas dari Jawa.. Jogja &#8216;ngkali yach&#8230; karena &#8220;halus&#8221; dan lancar banget bahasa Jawanya. Yang menjadi perbedaan dengan warung Bakmi Jogja di Jogja adalah pemanasnya..alias tungkunya.. kalau di Jogja pakai &#8220;anglo&#8221; dengan arang kayu.. kalau di Balikpapan dengan kompor gas.. hehehehe.. dimaafkan deh.. capek donk kalau harus ngipasin terus.. iya kan mas? Saya dan denayu pesen bakmi godhog.. dan anak-anak pesen nasi goreng Jogja&#8230; Nah.. ini dia..  baru ketahuan bedanya setelah pesenan kami datang&#8230; ya ndak apa-apalah.. ini kan Balikpapan.. bukan Jogja.. iya toh.. iya toh&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-608" title="mie-godhog" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/mie-godhog-300x224.jpg" alt="mie-godhog" width="300" height="224" /></p>
<p>Yang jelas.. bakmi godhog&#8217;e puanas.. kemepyar&#8230; hanya saja kalau di Jogja sana lebih &#8220;gurih&#8221; kuahnya.. lebih banyak sayurnya.. hmm apa karena sayur di Kalimantan langka dan mahal ya? <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Begitulah&#8230; walau beda banget dengan aslinya.. tetap saja saya habiskan sepiring bakmi godhog yang ada di depan saya.. Saya &#8220;ngrusuhi&#8221; anak saya.. oh.. ternyata nasi gorengnya lebih enak (ndak sempat dipoto, keburu laper <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  )  gurih dan  manis karena kecap, bukan nasi goreng merah karena saos tomat layaknya nasi goreng Kaltim.. ini bener-bener ciri khas masakan Jogja.. Saking enaknya, besok malamnya saya beli lagi dibungkus untuk makan di hotel&#8230; hmmm ternyata lebih enak dimakan langsung ketika masih panas&#8230; lha iyalah&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Cukup murah untuk ukuran Balikpapan.. sembilan ribu seporsi sudah bisa bikin kenyang&#8230; dan ngirit.. hehehehe <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/01/14/mie-jogja-ala-balikpapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nginep di Hotel Sagita Balikpapan</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/01/11/nginep-di-hotel-sagita-balikpapan/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/01/11/nginep-di-hotel-sagita-balikpapan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 10:54:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=588</guid>
		<description><![CDATA[Review hotel lagi&#8230; dah lama saya ndak review hotel di blog ini Ceritanya ini lanjutan dari menghabiskan duit.. eh.. waktu libur panjang Natal tahun bulan lalu.. setelah dikepung banjir di Samarinda, pindahlah kami ke Balikpapan, nginep di hotel Sagita di &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/01/11/nginep-di-hotel-sagita-balikpapan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><img class="alignleft size-medium wp-image-592" title="interior-sagita" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/interior-sagita-224x300.jpg" alt="interior-sagita" width="224" height="300" />Review</em> hotel lagi&#8230; dah lama saya ndak <em>review</em> hotel di blog ini <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Ceritanya ini lanjutan dari menghabiskan <span style="text-decoration: line-through;">duit</span>.. eh.. waktu libur panjang Natal <span style="text-decoration: line-through;">tahun</span> bulan lalu.. setelah dikepung banjir di Samarinda, pindahlah kami ke Balikpapan, nginep di <a title="website resmi hotel Sagita" href="http://www.hotelsagita.com" target="_blank">hotel Sagita</a> di Jalan Mayjend. Sutoyo kawasan Gunung Malang Balikpapan (banyak nama daerah di Balikpapan diawali dengan &#8220;Gunung&#8221; yach..).  Hotel bergaya tradisional dan modern yang minimalis, menjanjikan sesuatu yang berbeda.. <em>It&#8217;s a FUNtastic day in Balikpapan</em>&#8230; <em>serve with genuine above the expectation</em>&#8230; <em>tradition with hospitality</em>&#8230; begitu slogannya .. wee.. ee.. ee.. apa iya? Ikuti tulisan ini selanjutnya.. ceilah.. dah kayak reporter aja. Sssttt&#8230; ini adalah kunjungan pertama kali ke Hotel Sagita&#8230; begitu mobil masuk halaman hotel Sagita menuju lobby (eh.. perasaan ndak ada halamannya deh.. ).. langsung disambut kesan tradisional Kalimantan&#8230; bangunan bergaya atap Lamin etam.. manis dilihatnya. Hanya saja.. denbagus Aldi protes.. dia mau nginep di hotel yang ada liftnya.. hotel yang tinggi&#8230; Lha gimana coba.. hotel Sagita dari depan kan ndak kelihatan tinggi sih.. Terpaksa deh&#8230; keahlian bujuk rayu dikeluarkan&#8230; &#8220;Nak.. hotel yang ada liftnya dah penuh.. sini saja ya&#8221;.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-588"></span></p>
<p>Setelah menurunkan tas dan koper.. saya pun segera menuju tempat parkir di samping hotel&#8230; kemudian menuju ke <img class="alignright size-medium wp-image-594" title="nyaman-di-sagita" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/nyaman-di-sagita-300x224.jpg" alt="nyaman-di-sagita" width="300" height="224" />lobby&#8230; belum sampai lobby sudah disambut denbagus Aldi di tangga.. &#8220;Pa.. hotelnya ada lift-nya!!&#8221;&#8230; horotoyoh&#8230; saya kan ndak tau juga kalau hotel ini ternyata ada liftnya&#8230; terdiri dari 4 lantai.. yang tak terlihat dari depan. &#8220;Oke..oke.. Aldi seneng?&#8221; &#8230; &#8220;Iya ..pa&#8221;.. Jadi ingat masa kecil dulu, sering naik-turun lift, mainan lift di Hotel Ambarrukmo Jogja ketika ada saudara dari Jakarta datang dan nginep disitu&#8230; Kok ya nggak mikir kalau lift-nya macet trus gimana coba.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Saya sudah reservasi 1 kamar<em> deluxe</em> dengan tempat tidur Twin Bed.. maklum lah.. anak-anak kan gabung.. biar gak saling mengganggu.. (maksudnya? <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ), lengkap dengan bathtub di kamar mandi.. satu kelas di atas business room yang kamar mandinya shower only (kata mbak <em>receptionist</em>-nya). Saya lupa dapat rate berapa.. sekitar empat ratus sekian ribu lah&#8230; ndak apa-apa.. sekali-kali dinikmati bersama keluarga.. iya kan? Biasanya kan sendirian.. kalau pas dinas.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="size-medium wp-image-593 alignleft" title="dari-depan-kamar-301" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/dari-depan-kamar-301-300x224.jpg" alt="dari-depan-kamar-301" width="244" height="181" />Dapat kamar 301, di lantai 3 (lha iyalah..), di depan kamar adalah <em>void space</em>. dengan hiasan ornamen kayu khas Kalimantan&#8230; halah apa itu  istilahnya.. pokoknya di depan kamar kita bisa lihat lantai dasar.. dan lantai-lantai lainnya&#8230; mirip plaza&#8230; Jadi life music di <em>ground floor</em> pun bisa terdengar di kamar (jika pintunya dibuka). Kesan pertama&#8230; bagus&#8230; melebihi harapan&#8230; kesannya bukan di Balikpapan.. lha trus dimana? <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Desain interior minimalis dengan pasuan warna oranye terasa sejuk dan damai (kenapa warna oranye sering dipakai untuk interior kamar hotel ya?). Kamarnya luas.. cukup untuk lari-lari denbagus.. (Loh?). Ada sofanya.. dan dingin&#8230; walau AC sudah di set <em>fan </em>terkecil dan temperature terpanas.. tetep saja angin yang keluar kenceng banget.. dan tetap dingin&#8230; Analisis saya, mungkin di lantai 3 yang terisi kamarnya cuma sedikit.. sehingga AC terkonsentrasi ke kamar 301.. Terpaksa deh.. jurus on-off dipakai.. AC kadang nyala-kadang dimatikan.. ini bukan katrok.. tapi kondisi membuat demikian.. hehehehe <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Satu lagi yang perlu di-<em>improve</em>, air mandinya terlalu bau besi (ciri khas air tanah Kalimantan Timur, kandungan Fe-nya tinggi sekali), mungkin perlu aerasi untuk menangkap kandungan besi di dalam air sebelum didistribusikan ke kamar-kamar.. weleh.. sok teknis banget&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagaimanapun juga dua malam di Sagita tidak membosankan&#8230; walau disitu banyak tempat hiburan.. salah satunya &#8220;<em>Red Square Pub</em>&#8221; yang rame banget saat malam minggu.. kami tetap di kamar saja&#8230; lha wong ada anak-anak&#8230; Di kamar saja, saya nge-net.. karena ada <em>free wi-fi internet hotspot</em>.. anak-anak bawa PS.. denayu bawa bacaan.. yang <img class="alignright size-medium wp-image-595" title="chopstick-sagita" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/chopstick-sagita-300x224.jpg" alt="chopstick-sagita" width="254" height="189" />penting menikmati kebersamaan.. tidak ada yang pergi sekolah, pergi ke kantor.. selama 3 hari 2 malam kami berempat selalu bersama&#8230; bersama.. dan bersama&#8230; asyik banget&#8230; Makan pagi di restaurant Chopstick di lantai-1&#8230; Saya jadi ingat restaurant Chopstick yang ada di Plaza dan Mall Jakarta sana.. ternyata ndak ada hubungannya sama sekali <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Yach.. kalau makannya sih standard ya&#8230; sesuai dengan bintangnya.. Eh, bintang berapa sih? Bintang-3 kali ya.. soalnya ndak ada <em>swimming pool</em>-nya.</p>
<p>Lalu apa yang dilakukan selama di Balikpapan&#8230; hmmm&#8230; ya di kamar hotel saja&#8230; eh ndak ding.. ya ke Hypermart.. ke Timezone&#8230; ndak sempat ke Cinema XXI karena filmya ndak ada yang menarik&#8230; ke penangkaran Buaya Tririp dan wisata kuliner&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Apa saja itu? Tunggu catatan berikutnya&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/01/11/nginep-di-hotel-sagita-balikpapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

