<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>"Blog"e Denmas Rul &#187; My Friends</title>
	<atom:link href="http://denmasrul.com/category/my-friends/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://denmasrul.com</link>
	<description>You can do it if you believe you can....</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Feb 2010 04:08:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Syukuran di Prasojo</title>
		<link>http://denmasrul.com/2008/12/21/syukuran/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2008/12/21/syukuran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 16:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[My Friends]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Seharusnya kita bersyukur tuh setiap hari.. syukuran tidak perlu dikaitkan dengan event-event tertentu.. ya toh&#8230; Namun kali ini memang khusus,.. ceritanya tuh  mau membagi sukacita yang didapat dengan mengajak makan bersama beberapa teman &#8220;dekat&#8221; dan keluarga&#8230; ya kalau dibilang syukuran.. boleh juga lah&#8230; syukuran bersama dengan teman-teman dan keluarga Beberapa event telah dilalui pada tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-501" title="syukuran" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/12/syukuran-300x293.jpg" alt="syukuran" width="173" height="168" />Seharusnya kita bersyukur tuh setiap hari.. syukuran tidak perlu dikaitkan dengan event-event tertentu.. ya toh&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Namun kali ini memang khusus,.. ceritanya tuh  mau membagi sukacita yang didapat dengan mengajak makan bersama beberapa teman &#8220;dekat&#8221; dan keluarga&#8230; ya kalau dibilang syukuran.. boleh juga lah&#8230; syukuran bersama dengan teman-teman dan keluarga <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Beberapa event telah dilalui pada tahun ini, dari pindahan kantor.. lulusnya ujian S2 kemarin.. sekaligus ulang tahun denayu pada tanggal 17 Desember 2008, maka nggak ada salahnya (berarti bener.. hehehe) kalau tanggal 17 Desember 2008 kemarin saya mengundang teman-teman makan bersama keluarga di RM Prasojo II Bontang. Nah.. dah bisa ditebak, ini pasti mau cerita tentang kuliner lagi&#8230; hehehehe <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Duapuluh kursi yang dibooking hampir penuh.. satu saja yang kosong karena sang teman ada acara lain yang sama-sama penting untuk dihadiri.. Hmm.. lalu makan apa sih malam itu? Buat yang pengen tahu RM Prasojo II.. silahkan dilanjut.. njut.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-497"></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-502" title="ikan-baronang" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/12/ikan-baronang-300x164.jpg" alt="ikan-baronang" width="300" height="164" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-503" title="ikan-putih" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/12/ikan-putih-300x190.jpg" alt="ikan-putih" width="300" height="190" /></p>
<p>RM Prasojo II&#8230; berarti ada RM Prasojo I, lha iyalah&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Buat warga Bontang, &#8220;Warung Prasojo&#8221; di daerah Bontang Baru sudah tidak asing lagi&#8230;  apalagi dengan menu sate kambing, sate ayam, tongseng, gule, soto lamongan, dan sebagainya yang khas dan enak menambah semakin dikenalnya warung ini. Didirikan oleh Bpk (alm) dan ibu Prasojo yang berasal dari Lamongan Jatim di era tahun 90-an, dimulai dari warung yang kecil akhirnya berkembang menjadi sebuah rumah makan yang representatif&#8230; diikuti dengan dibukanya cabang  RM Prasojo II yang didedikasikan khusus bagi penggemar <em>sea food</em> di kota Bontang.. letaknya tidak jauh dari RM Prasojo I.. di depan Ramayana Mall kota Bontang. Nah, jelas sudah to.. menunya <em>sea food</em>&#8230; Berkali-kali cerita tentang kuliner Bontang sepertinya didominasi oleh <em>sea food</em> ya&#8230; lha memang tempatnya sih&#8230; mungkin karena kotanya berada di daerah pantai  <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-504" title="kepiting-masak-nenas" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/12/kepiting-masak-nenas-300x223.jpg" alt="kepiting-masak-nenas" width="298" height="221" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-509" title="cah-taoge" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/12/cah-taoge-300x197.jpg" alt="cah-taoge" width="300" height="197" /></p>
<p>Malam itu kami pesan ikan bakar (menu wajib).. ikan Baronang dan ikan Putih, ditambah dengan Kepiting Asam Manis dan Kepiting Masak Nenas.. plus sate ayam&#8230; Ada lagi cah taoge. Pokoknya (lha ini dia.. kalau sudah pokoknya.. gak bisa dibantah&#8230; hehehe) malam itu menjadi malam yang berkesan.. meriah dan kenyang&#8230; hehehehe.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Ueeenaakk pokoke (tuh..pokoke lagi..) <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  Yang penasaran, silahkan datang saja ke RM Prasojo II&#8230; (<em>worth of mouth marketing </em>nih).. ngajak saya juga boleh.. hehehehe</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2008/12/21/syukuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pindahan Kantor</title>
		<link>http://denmasrul.com/2008/11/10/pindahan-kantor/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2008/11/10/pindahan-kantor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 11:43:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[My Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Tentunya siapa saja merasakan sensasi pindahan&#8230; entah pindah rumah, pindah sekolah, pindah pesawat, pindah bis, dan pindah-pindah yang lain Tepat di hari Pahlawan ini saya pindahan kantor.. bukan kantornya yang pindah, tetapi saya yang pindah ke kantor lain.. Masih di seputaran Bontang saja sih&#8230; Sudah lebih dari 15 tahun saya tercatat &#8220;mengabdi&#8221; di kantor yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/11/kue-shaffa.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-384" title="kue-shaffa" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/11/kue-shaffa-300x224.jpg" alt="" width="222" height="163" /></a>Tentunya siapa saja merasakan sensasi pindahan&#8230; entah pindah rumah, pindah sekolah, pindah pesawat, pindah bis, dan pindah-pindah yang lain <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Tepat di hari Pahlawan ini saya pindahan kantor.. bukan kantornya yang pindah, tetapi saya yang pindah ke kantor lain.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Masih di seputaran Bontang saja sih&#8230; Sudah lebih dari 15 tahun saya tercatat &#8220;mengabdi&#8221; di kantor yang lama, hari ini mulai dengan lembaran baru&#8230;., kursi baru (pakai), meja baru (pakai), dll <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Perasaan saya hari ini campur aduk.. antara &#8220;sedih&#8221; meninggalkan &#8220;keluarga&#8221; lama dan &#8220;bertanya-tanya&#8221; bagaimana dengan &#8220;keluarga&#8221; baru saya di kantor yang baru ini. Tetapi saya yakin.. dengan &#8220;bekal&#8221; yang saya miliki&#8230;. saya bakal bisa melewati semuanya dengan baik.. semoga <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-383"></span></p>
<p>Tadi pagi saya pamitan di kantor lama.. salam-salaman&#8230; saya nggak kuat berlama-lama diantara mereka&#8230; saya pun segera &#8220;meninggalkan&#8221; mereka untuk bergegas menuju kantor yang baru&#8230; Ahh.. sudahlah.. saya kan nggak jauh-jauh pindahnya.. kan masih bisa ketemu di jalan.. di pasar.. di mall.. di warung.. dan dimana saja di kota Bontang ini&#8230; (menghibur diri nih ceritanya.. hehehehe).</p>
<p><a href="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/11/kue-kue.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-385" title="kue-kue" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/11/kue-kue-300x224.jpg" alt="" width="228" height="170" /></a></p>
<p>Lalu kenapa foto-foto yang menyertai postingan ini adalah foto-foto kue? Ini bukan &#8220;<em>joko sembung&#8230; gak nyambung, Jack!</em>&#8221; &#8230; Ini tadi kue yang saya bagikan untuk teman-teman&#8230; &#8220;Jangan dinilai dari harganya ya kawan&#8230; ini ungkapan terima kasih saya atas dukungan kalian selama ini&#8230; kerjasamanya selama ini&#8230; tanpa kalian.. saya tidak berarti apa-apa&#8230;&#8221;  So.. kuenya gimana? (Loh.. kok malah nanya kue?) <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2008/11/10/pindahan-kantor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadul</title>
		<link>http://denmasrul.com/2008/06/08/jadul/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2008/06/08/jadul/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 06:26:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[My Friends]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Entah kenapa, akhir-akhir ini saya dan teman-teman seangkatan SMA dan S1 tiba-tiba kembali senang mengingat-ingat romantisme jadul (baca: jaman dulu) di jaman-jaman sekolah 18 &#8211; 24 tahun yang lalu&#8230; Nostalgia akan masa lalu kadang membuat kita tersenyum, melihat masa lalu bukan berarti set back kembali ke semangat lama loh.. tapi disini kita bisa melihat kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Entah kenapa, akhir-akhir ini saya dan teman-teman seangkatan SMA dan S1 tiba-tiba kembali senang mengingat-ingat romantisme jadul (baca: jaman dulu)  di jaman-jaman sekolah 18 &#8211; 24 tahun yang lalu&#8230; Nostalgia akan masa lalu kadang membuat kita tersenyum, melihat masa lalu bukan berarti set back kembali ke semangat lama loh.. tapi disini kita bisa melihat kembali apa yang telah kita lakukan dulu&#8230; seberapa besar perjuangan yang harus dilakukan di masa lalu untuk bisa seperti sekarang ini&#8230; sehingga dengan demikian kita bisa introspeksi diri untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang ada sekarang guna meraih masa depan yang lebih cerah.. ceilah.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-112"></span></p>
<p align="center"><a href="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/06/jadul.jpg" title="Teman Kuliah"><img src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2008/06/jadul.jpg" alt="Teman Kuliah" /></a></p>
<p>Salah satu hal yang bisa bikin tersenyum adalah melihat foto-foto jadul, apalagi dengan mode rambut gondrongnya yang kayaknya sulit bakal terulang  lagi karena harga shampoo semakin mahal.. hehehehe. Yang jelas, berat badannya pun sangat berbeda dengan sekarang, bisa beda 30 kilo-an loh&#8230; Naiknya berat badan bisa dianggap indikator kesuksesan gak sih? <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />   Buat yang belum ngumpulin &#8220;balung pisah&#8221; di jaman sekolah dulu&#8230; coba deh cari tahu dimana keberadaan mereka, jalin komunikasi lagi.. buat komunitas baru dengan milis atau blogging.. dan akan ada rasa syukur di situ atas apa yang pernah didapat di jaman dulu alias jaduuuullll&#8230;. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2008/06/08/jadul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>It is better never than late&#8230;</title>
		<link>http://denmasrul.com/2008/04/07/it-is-better-never-than-late/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2008/04/07/it-is-better-never-than-late/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 07:29:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[My Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat obrolan Henan, Ayam Hainan, dan DVD di milis teman-teman kuliah yang sempat jadi inspirasi postingan saya di blog ini beberapa waktu lalu, sekarang ada lagi obrolan dari mereka yang bikin saya tersenyum simpul mengenang indahnya masa kuliah S1 dulu&#8230; Hehehe.. ternyata teman-teman saya masih &#8220;lucu-lucu&#8221; sama seperti dulu. Lagi-lagi mas Prastowo yang membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih ingat obrolan Henan, Ayam Hainan, dan DVD di milis teman-teman kuliah yang sempat jadi inspirasi postingan saya di blog ini beberapa waktu lalu, sekarang ada lagi obrolan dari mereka yang bikin saya tersenyum simpul mengenang indahnya masa kuliah S1 dulu&#8230; Hehehe.. ternyata teman-teman saya masih &#8220;lucu-lucu&#8221; sama seperti dulu. Lagi-lagi mas Prastowo yang membuat saya terinspirasi menulis judul di atas.. Mau <strike>dengar</strike> baca ceritanya? Begini&#8230;<span id="more-64"></span></p>
<p>Dalam satu komunitas atau kelompok apa saja, pasti ada sosok yang paling menonjol.. entah kepintarannya, kelucuannya, ketampanannya.. dan kecantikannya&#8230; Saling suka adalah hal yang biasa kan? Perkara tidak ditindaklanjuti itu kan urusan &#8220;yang di atas&#8221;. Hehehe.. &#8220;yang di atas&#8221; tuh siapa sih? Kenapa sih kita selalu menyebut asma NYA dengan &#8220;yang di atas&#8221;? Padahal yang di atas itu bisa Direktur yang ngantor di lantai atas.. atau burung-burung yang lagi terbang loh.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Kembali ke lap top&#8230; Nah.. menyambung peristiwa &#8220;tidak ditindaklanjutinya&#8221; itu, mas Prastowo punya rasan-rasan.. sapa tau ada yang punya<em> </em>semboyan<em> It is better late than never.. </em>mungkin yang dimaksud mas Prastowo.. kalau dulu tidak bisa ditindaklanjuti jangan-jangan ada yang menindaklanjutinya sekarang.. Masih sama seperti saat kuliah dulu, &#8220;ceplosan-ceplosan&#8221; mas Prastowo selalu membuat kami terhibur.. tersenyum.. tuk melupakan soal-soal pengendalian proses, kinetika katalitis, perpindahan panas.. dan lain-lain yang bikin mumet..</p>
<p>Masalahnya.. apa iya <em>it is better late than never</em> itu masih cocok dengan kondisi sekarang? Haha.. itu pasti &#8220;guyonan&#8221; mas Prastowo  saja kan.. Malah saya lebih tertarik dengan pernyataan mas Prastowo itu jika diterapkan dalam kehidupan berorganisasi bisnis saat ini.. apa iya sekarang tuh lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali? Jawabannya bisa iya.. dan bisa tidak.. Nah loh:-)</p>
<p>Dalam menghadapi era globalisasi sekarang dengan pasar yang hypercompetitive (weleh.. istilah opo meneh), kita tidak bisa  terlambat mengambil strategi yang tepat  dalam menghadapi era persaingan yang semakin <strike>ketat</strike> berat (kalau &#8220;ketat&#8221; ntar dikira pakaian renang.. :-p ) Apalagi kalau strategi yang diambil sekedar meniru yang sudah ada yang sudah sukses duluan.. dengan alasan <em>it is better late than never</em>&#8230; Banyak contohnya, salah satu yang lagi marak di Bontang adalah franchising &#8220;Tela-Tela&#8221; jualan <em>ketela goreng </em>dengan ditambahi perisa macam-macam sesuai pilihan konsumen.. ada rasa keju, jagung bakar, manis pedas, dll&#8230; Saya tahunya &#8220;Tela-Tela&#8221; pertama kali di Jogja beberapa tahun yang lalu.. Walah.. larisnya minta ampun.. dari pembeli yang sekedar memenuhi rasa penasaran sampai ketagihan pun rela antri untuk mendapatkan sebungkus <em>telo goreng</em> (termasuk saya.. hehehehe). Saya angkat topi.. ide bisnis yang brillian membawa &#8220;Tela-Tela&#8221; dari Jogja ke Bontang yang jaraknya beratus-ratus kilometer.. menyeberang lautan luas&#8230; sampai laris banget gitu. Nah.. ini yang bikin gemes.. mungkin dengan semboyan <em>it is better late than never</em>.. mulai banyak yang meniru bisnis &#8220;Tela-Tela&#8221; itu..  apa sih sulitnya <em>nggoreng telo</em> .. buka counter dengan warna mirip desain &#8220;Tela-Tela&#8221; .. tentu saja tanpa tulisan &#8220;Tela-Tela&#8221; &#8230; mereka mencoba menarik penggemar <em>telo goreng</em>.. bahkan menambahnya dengan menu kentang goreng.. sosis goreng.. Bisa ditebak.. tidak bisa selaris pendahulunya.. bahkan lama-kelamaan tidak ada yang beli karena memang tidak seenak aslinya.. akhirnya tutup.. mubazir deh&#8230; Kalau sudah begini sebaiknya <em>it is better never than late</em>.. iya gak?</p>
<p>Sudah saatnya berinovasi&#8230; menciptakan hal yang baru dalam strategi bisnis kita&#8230; lebih baik tidak masuk ke bisnis itu sama sekali jika pemainnya sudah banyak apalagi kalau kita tidak bisa menciptakan inovasi yang membuat produk kita jadi beda bahkan lebih unggul dari produk pendahulu.. bahasa kerennya ada diferensiasi gitu loh&#8230;  Meniru gak ada salahnya kok&#8230; tapi ya jangan ditiru segala-segalanya.. harus ada modifikasi yang membuat produk kita jadi berbeda dan lebih unggul gitu loh..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2008/04/07/it-is-better-never-than-late/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Ekspresif</title>
		<link>http://denmasrul.com/2008/04/05/bahasa-ekspresif/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2008/04/05/bahasa-ekspresif/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 08:09:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari yang lalu sepulang kerja saya nyucikan si-oxxy di Smart.. Kebetulan saya dah kenal dengan yang punya Smart.. ngobrolah kami ngalor-ngidul dengannya sambil menunggu mobil selesai dicuci.. Sampailah pada topik bahasa.. maklumlah teman saya itu juga pernah jadi instruktur bahasa Inggris. Menurut teman saya, bahasa Jawa tuh sangat ekspresif&#8230; &#8220;Vocabulary&#8221; bahasa Jawa banyak yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hari yang lalu sepulang kerja saya nyucikan si-oxxy di Smart.. Kebetulan saya dah kenal dengan yang punya Smart.. ngobrolah kami ngalor-ngidul dengannya sambil menunggu mobil selesai dicuci.. Sampailah pada topik bahasa.. maklumlah teman saya itu juga pernah jadi instruktur bahasa Inggris. Menurut teman saya, bahasa Jawa tuh sangat ekspresif&#8230; &#8220;<em>Vocabulary</em>&#8221; bahasa Jawa banyak yang berasal dari ungkapan atau gambaran ekpresif dari arti kata itu sendiri.. misalnya &#8220;<em>tas kresek</em>&#8221; adalah  tas yang bunyinya &#8220;<em>kresek-kresek</em>&#8221; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Aku jatuh ke sungai .. bahasa Jawanya bukan &#8220;<em>Aku tibo nang kali</em>&#8221; tapi &#8220;<em>Aku kecemplung kali</em>&#8220;.. karena bunyi ekspresinya memang &#8220;<em>plung</em>&#8220;. &#8220;<em>Udug</em>&#8221; bisa berarti motor.. karena bunyinya &#8220;d<em>ug.. dug.. dug.. </em>&#8220;. Ada lagi  &#8220;<em>pating clepret..</em>&#8221; karena bunyinya &#8220;<em>pret</em>&#8220;. Trus &#8220;<em>Jemblembek</em>&#8220;&#8230; ekspresi dari yang lembek-lembek gitu&#8230; Hehehe.. ada-ada saja temen saya itu.. sempat-sempatnya menganalisis bahasa Jawa..</p>
<p>Obrolan sore itu membuat saya tak merasa lama menunggu mobil selesai dicuci. Sambil nyetir pulang ke rumah,  saya pun jadi mikir.. ternyata sulit mencari terjemahan kata &#8220;<em>kunduran</em>&#8221; dalam bahasa Indonesia.. apalagi bahasa Inggris <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2008/04/05/bahasa-ekspresif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Henan, Ayam Hainan, dan DVD &#8230; ?!?!</title>
		<link>http://denmasrul.com/2008/03/12/mas-prastowo/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2008/03/12/mas-prastowo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 07:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[My Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Organization]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Saya jadi ingat teman kuliah waktu S1 dulu, mas Prastowo, the man from Jenar Waktu itu saya, romopong dan mas Prastowo main sepedaan menyusur sawah.. dan bikin pisau kecil dari paku besar yang &#8220;ditelindeskan&#8221; sepur di stasiun Jenar.. Bukan pengalaman itu yang mau saya ceritakan&#8230; Begini lho, beberapa hari yang lalu mas Prastowo kirim email [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya jadi ingat  teman kuliah waktu S1 dulu, mas Prastowo, the man from Jenar <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Waktu itu saya, romopong dan mas Prastowo main sepedaan menyusur sawah.. dan bikin pisau kecil dari paku besar yang &#8220;ditelindeskan&#8221; sepur di stasiun Jenar.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Bukan pengalaman itu yang mau saya ceritakan&#8230; Begini lho, beberapa hari yang lalu mas Prastowo kirim email ke milis angkatan kami menanggapi diskusi kami yang &#8220;malang-melintang&#8221; tak tau juntrungnya dan cenderung lucu&#8230; dari Henan, ayam Hainan, sampai DVD <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />   ini katanya: &#8220;Berbicara dengan bahasa berbeda untuk hal yang sama atau membicarakan hal yang berbeda dengan memaksa menggunakan bahasa yang sama ?&#8221; Pertama baca kalimat itu..memaksa &#8220;bathuk&#8221; saya berkrenyit.. apa artinya ya? Setelah beberapa saat merenung, saya jadi terhenyak.. menurut interpretasi saya (mungkin interpretasi yang lain beda)&#8230; kalimat itu artinya sangat dalam.. dan ternyata tidak disadari.. apa yang dibilang mas Prastowo tadi sering ditemui saat meeting dan diskusi sehari-hari di kantor atau pun di rumah (di rumah ada meeting juga loh&#8230;. kecuali yang lagi &#8220;mbujang&#8221;).. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-30"></span></p>
<p>Lucu juga kalau dipikir-pikir, kami di ruang meeting membicarakan suatu hal yang ada di lapangan (biasanya masalah teknis).. meeting diikuti oleh banyak orang, diantaranya ada yang baru saja mengamati di lapangan dengan cermat, beberapa lagi mengamati sambil lalu, beberapa lagi sudah pernah mengamati..tapi dah lama banget, dan beberapa lagi belum pernah mengamati.. Hehehehe&#8230; semua ikut nimbrung dalam diskusi itu, yang belum sempat ke lapangan pun ikut bicara berdasarkan pengalaman dia.. yang dulu pernah mengamati dan sekarang mungkin dah lupa persisnya juga tak kalah dominan&#8230; Apa yang terjadi? Masing-masing punya interpretasi dan meeting jadi tidak efektif.. meeting jadi lama banget karena harus menyamakan persepsi dulu..</p>
<p>Saya jadi berpikir, andaikan saat itu sebelum meeting&#8230; semua peserta meeting di&#8221;arak&#8221; dulu ke lapangan untuk melihat kondisi aktual yang terbaru.. diberi waktu beberapa menit untuk mengamati apa yang terjadi secara seksama dan bersama-sama.. tanpa ada diskusi di lapangan..  Kemudian setelah waktunya habis&#8230; kembali ke ruang meeting.. untuk mendiskusikan apa yang baru saja dilihat.. mungkin meeting akan jadi lebih efektif&#8230; karena semua mempunyai persepsi dan interpretasi yang sama.. bukannya &#8220;Berbicara dengan bahasa berbeda untuk hal yang sama atau membicarakan hal yang berbeda dengan memaksa menggunakan bahasa yang sama ?&#8221; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang jelas, saya belum pernah ke Henan, makan ayam Hainan dah lama sekali&#8230; dah lupa rasanya, DVD juga jarang pakai&#8230; tapi saya tak mau kalah untuk nimbrung diskusi tentang Henan, ayam Hainan, dan DVD&#8230; hehehehehehe <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2008/03/12/mas-prastowo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
