<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>"Blog"e Denmas Rul &#187; Experience</title>
	<atom:link href="http://denmasrul.com/category/experience/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://denmasrul.com</link>
	<description>You can do it if you believe you can....</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2011 04:43:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Takjub dan Lengah</title>
		<link>http://denmasrul.com/2011/12/10/jembatan-kukar/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2011/12/10/jembatan-kukar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 02:58:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=880</guid>
		<description><![CDATA[Akhir tahun 2011 ini Kaltim dikejutkan dengan peristiwa runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) di kota raja Tenggarong, waktu kejadian itu saya sedang berada di Jakarta untuk urusan kerjaan. Sore itu seorang teman di Bontang mengirimkan gambar situasi runtuhnya jembatan via &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2011/12/10/jembatan-kukar/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir tahun <a href="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2011/12/Jembatan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-882" title="Jembatan Kukar" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2011/12/Jembatan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>2011 ini Kaltim dikejutkan dengan peristiwa runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) di kota raja Tenggarong, waktu kejadian itu saya sedang berada di Jakarta untuk urusan kerjaan. Sore itu seorang teman di Bontang mengirimkan gambar situasi runtuhnya jembatan via BBM, saya pun tidak menganggap serius kiriman gambar itu, malahan hampir saja saya &#8220;memperingatkan&#8221; teman saya untuk tidak membuat lelucon dengan foto rekayasa tragedi seperti itu. Belum sempat saya reply, kiriman tentang berita runtuhnya jembatan Kukar menyerbu BB saya&#8230; Saya pun segera meluncur ke situs2 berita di internet&#8230; Ya Tuhan..ternyata memang benar kejadiannya!<br />
Pikiran saya pun menerawang ke beberapa tahun lalu, saat  pertama kali saya melihat jembatan Kukar dan melaluinya. Takjub! Itu yang ada di benak saya. Beberapa kali saya melewatinya, entah khusus blusukan di bawah jembatan di kala senja untuk mengabadikan gagahnya jembatan itu atau hanya sekedar melewatinya untuk menemani tamu-tamu perusahaan yang ingin melihat kota raja, ketakjuban itu selalu ada.<br />
Saya takjub dengan hasil karya manusia yang megah dan kokoh itu, tali penggantungnya pasti kuat! Bagaimana tidak, rangka jembatan yang dari besi baja itu kelihatan berat, belum lagi aspal jalannya, pasti talinya kuat banget. Jikalau selama ini saya hanya bisa melihat jembatan seperti Golden Gate SF di film atau foto, kali ini saya bisa melihat sendiri bahkan melaluinya. Takjub!<br />
Dibalik ketakjuban itu, ternyata menyimpan suatu kelemahan. Ketakjuban itu ternyata dapat mengurangi bahkan menghilangkan kewaspadaan. Ketakjuban itu membuat lengah, bahwa jembatan yang megah dan kokoh itu tetap memerlukan pemeliharaan yang terstruktur dan terencana, bukan pemeliharaan reaktif yang dilakukan setelah ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.<br />
Nasi telah menjadi bubur! Ada pelajaran mahal yang bisa dipetik dari peristiwa ini.<br />
Saya sering mengatakan, kalau punya uang belilah mobil baru daripada mobil bekas yang sudah belasan tahun umurnya, karena mobil baru di lima tahun pertama akan &#8220;free maintenance&#8221;. Tentunya &#8220;free maintenance&#8221; disini bukan berarti tidak dirawat sama sekali, service rutin seperti ganti oli pun tetap harus dilakukan. &#8220;Free maintenance&#8221; yang dimaksud pun adalah free dari repotnya menghilangkan bunyi-bunyian yang tidak diinginkan yang biasa muncul setelah mobil berusia belasan tahun.<br />
Ketika jembatan itu masih baru  memang tidak perlu dikencangkan baut2nya, tidak perlu distel tegangan talinya, lalu&#8230;? Seperti halnya mobil baru, tetap saja perlu service rutin&#8230; Takjubnya mengendarai mobil baru belum tentu bebas dari masalah jika perawatannya salah, jangan lengah!<br />
Saya pun kembali ingat pitutur nenek moyang: Ojo gumunan! <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2011/12/10/jembatan-kukar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyaman di Rantau!</title>
		<link>http://denmasrul.com/2011/07/01/nyaman-di-rantau/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2011/07/01/nyaman-di-rantau/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2011 16:29:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=865</guid>
		<description><![CDATA[Kalau dihitung-hitung saya sudah 20 tahun 8 bulan merantau nun jauh dari kampung halaman Ngayogyakarto Hadiningrat ke Bumi Etam Kalimantan Timur. Memang bukan apa-apanya dibandingkan teman-teman yang sudah merantau bertahun-tahun jauh ke benua antah berantah sana&#8230; Lha wong masih di &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2011/07/01/nyaman-di-rantau/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau dihitung-hitung saya sudah 20 tahun 8 bulan merantau nun jauh dari kampung halaman Ngayogyakarto Hadiningrat ke Bumi Etam Kalimantan Timur. Memang bukan apa-apanya dibandingkan teman-teman yang sudah merantau bertahun-tahun jauh ke benua antah berantah sana&#8230; Lha wong masih di Indonesia juga.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau dipikir-pikir, heran juga bagaimana saya bisa merasa &#8220;nyaman&#8221; di Bontang bertahun-tahun&#8230; Ya memang tak bisa dipungkiri, di sini saya mencari nafkah.. sesuap nasi segenggam berlian.. (berliannya gak dapet-dapet..lha wong saya bukan penggemar berlian..hehehe), saya juga tinggal bersama keluarga&#8230; Tapi bukankah itu bisa juga di dapat andaikan saya kerja dan tinggal bersama keluarga di Jakarta, Surabaya, Solo, atau bahkan di Jogja sekalipun (mulai deh berandai-andai).</p>
<p>Memang sih, kadang saya juga merasa jenuh dan bosan dengan suasana kota yang &#8220;itu-itu saja&#8221;, saya pun tidak heran membaca postingan teman-teman di FB ataupun twitter yang mengeluh tentang nasibnya &#8220;terdampar&#8221; di Bontang. Lalu apa sih yang membuat saya nyaman tinggal di Bontang?</p>
<p>Saya selalu berusaha berpikir positif terhadap kota ini, langit biru dengan awan dramatis mana sih yang tidak bisa ditemui hampir setiap hari dikala cuaca cerah? Mana sih yang tidak mengalami musim kemarau berkepanjangan? Lokasi di garis khatulistiwa dan di tepi pantai dengan angin pasatnya ternyata membawa berkah tersendiri buat kota ini, uap air bibit hujan pun dihembuskan ke kota ini sepanjang tahun&#8230; Kota mana sih yang punya warung makan dari seluruh penjuru nusantara? RM Padang (ini dimana-mana juga ada..hehehe), warung Kediri, warung Sidoarjo, warung Suroboyo, warung Gresik, warung Bojonegoro, Soto Lamongan, Warung<br />
Jombang, warung Jember, warung Gudeg Cah Solo, soto Sragen, bakwan Malang, bakso Solo, mpek-mpek Palembang, warung Manado, coto Makassar, mie Aceh, siomay Bandung, bubur ayam Bandung, mendoan Banyumas&#8230; Mana lagi? Ada yang bisa nambah? Yach begitulah Bontangku, warung Bontang malah ndak ada <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tempat tinggal adalah tempat dimana sebagian besar waktu saya berinteraksi di dalamnya&#8230; Semua tentunya setuju, buat tempat tinggal senyaman mungkin supaya kita betah berada didalamnya.. Memang, saya tinggal di rumah dinas yang dicat dengan warna coklat khaki, sejak awal saya tinggal di kompleks ini belasan<br />
 tahun, warna cat nya itu-itu saja&#8230; Akhirnya disaat mendapat kesempatan pindah rumah dinas yang lebih besar di tanggal 5 Juni 2011 ini, maka cat interiornya pun saya rubah menjadi biru laut oceantide dan aqua blue.. Tentunya harus dengan biaya sendri karena  standard dari perusahaan tetap coklat khaki, saya ndak berani merubah cat eksterior karena memang ndak boleh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ndak apa-apa, yang penting<br />
nyaman ketika ada di dalamnya&#8230;tidak bosan:) Fasilitas hiburan di dalam rumah pun dicoba dilengkapi.. Seperti internet connection, video game untuk anak2, dsb.. </p>
<p>Begitulah saya mensiasati agar nyaman di rantau <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>*selesai ditulis tepat 30 menit setelah memasuki hari ulang tahunku </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2011/07/01/nyaman-di-rantau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog-e Denmasrul&#8230; Kemanakah engkau?</title>
		<link>http://denmasrul.com/2011/06/29/blog-e-denmasrul-kemanakah-engkau/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2011/06/29/blog-e-denmasrul-kemanakah-engkau/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jun 2011 12:51:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=860</guid>
		<description><![CDATA[Saya masih disini, blog ini masih saja bisa diakses, bisa dibaca, bisa dikomentari.. Saya pun masih mengikuti komentar-komentar yang masuk melalui email.. Sudah berapa tahun saya tidak pernah update blog ini.. Baru tadi siang ada seorang teman baik yang sudah &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2011/06/29/blog-e-denmasrul-kemanakah-engkau/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya masih disini, blog ini masih saja bisa diakses, bisa dibaca, bisa dikomentari.. Saya pun masih mengikuti komentar-komentar yang masuk melalui email..</p>
<p>Sudah berapa tahun saya tidak pernah update blog ini.. Baru tadi siang ada seorang teman baik yang sudah lama tidak bersua karena tinggal di beda kota menanyakan salah satu cerita yang pernah saya posting di blog ini beberapa tahun yang lalu&#8230; Jujur, saya sudah lupa akan cerita yang ditanyakan tersebut:) Hanya saja.. Saya sedikit terkejut, ternyata masih ada juga seorang teman yang dengan sengaja mengunjungi blog yang sudah lama tidak saya update ini Dia pun menanyakan kenapa blog ini tidak pernah di-update.<br />
Kemana saja selama ini?</p>
<p>Saya pun kembali memutar rekam jejak beberapa tahun yang lalu di saat saya &#8220;berhenti&#8221; meng-update blog ini. Bukan mencari pembenaran kenapa saya berhenti menulis lagi di blog ini, saya hanya ingin ber&#8221;nostalgia&#8221; dengan kondisi beberapa tahun yang lalu saat saya masih aktif menulis di blog ini&#8230; Kondisi yang tidak disadari telah berubah sedemikian rupa.</p>
<p>Pertama, saat mini blogging (bisa dikatakan demikian) seperti facebook dan twitter belum lahir, sarana berkomunikasi dua arah lewat dunia maya pun masih didominasi oleh friendster, YM, mIRC yang tidak bisa dipakai menyampaikan &#8220;uneg-ueg&#8221; yang ukup panjang yang bisa dibaca dengan mudah oleh kerabat, teman, kenalan, bahkan orang lain diujung sana. Saat itu blog seperti ini cukup populer mengunggah tulisan pribadi bahkan kutipan yang cukup panjang..yang bisa dibaca dan dikomentari segera.. Dengan blog, ternyata saya juga bisa mendapatkan teman baru dari seluruh penjuru dunia:) Lalu kenapa berhenti mengelola blog ini?</p>
<p>Ternyata ini terjadi setelah saya mulai sign-up facebook&#8230;sangat fenomenal, waktu luang saya banyak dipakai untuk facebook.. Disitu saya bisa bercerita, mengunggah foto, sekaligus mencari<br />
 teman&#8230; Kemudian diikuti dengan twitter&#8230;hasrat untuk berceloteh pun tersalurkan <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Apalagi setelah ada banyak gadget/HP yang menyediakan kemudahan akses facebook dan twitter&#8230; Yang tentunya tidak untuk akses blog. Untuk update blog masih lebih nyaman menggunakan PC atau notebook yang tidak sepraktis FB dan twitter di HP yang dimanapun pun bisa adiakses dengan mudah.</p>
<p>Sekarang, sepertinya kondisi sudah berubah lagi&#8230; Banyak PC tablet yang ringan, kecil, bisa dibawa kemana-mana, dan praktis dioperasikan dimanapun..bahkan kekuatan batterainya pun menyaingi kekuatan batteray Handphone. Akankah blog kembali marak? Apakah blog-e Denmasrul akan kembali dengan postingan yang baru? Kita tunggu&#8230;. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>*ditulis dengan tablet besutan om Steve Job</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2011/06/29/blog-e-denmasrul-kemanakah-engkau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hutan Kota Bontang</title>
		<link>http://denmasrul.com/2010/01/26/hutan-kota-bontang/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2010/01/26/hutan-kota-bontang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 10:19:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=843</guid>
		<description><![CDATA[Menempati area sekitar 7000 Ha di daerah Sekambing Bontang Barat, hutan kota yang dirintis bersama-sama antara Pemkot Bontang dan PT. DSM KALTIM Melamine melalui gerakan Reforestation yang dicanangkan pada waktu itu masih tampak hijau dan segar, apalagi Bontang siang ini &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2010/01/26/hutan-kota-bontang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2010/01/Hutan-Kota3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-848" title="Hutan-Kota3" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2010/01/Hutan-Kota3-300x218.jpg" alt="" width="194" height="140" /></a>Menempati area sekitar 7000 Ha di daerah Sekambing Bontang Barat, hutan kota yang dirintis bersama-sama antara Pemkot Bontang dan PT. DSM KALTIM Melamine melalui gerakan Reforestation yang dicanangkan pada waktu itu masih tampak hijau dan segar, apalagi Bontang siang ini baru saja diguyur hujan&#8230;. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Campur tangan perusahaan yang bergerak di bidang industri melamin ini menghasilkan hutan kota yang tampak begitu terawat dan asri&#8230;<a href="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2010/01/Hutan-Kota.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-844 alignright" title="Hutan-Kota" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2010/01/Hutan-Kota-150x150.jpg" alt="" width="128" height="128" /></a></p>
<p>Tidak sulit untuk mencapai lokasi hutan kota ini, lokasinya yang dekat dengan kantor DPRD dan (calon) kantor Walikota Bontang di daerah Sekambing memudahkan kita untuk menuju kesana dengan prasarana jalan yang cukup memadai..<br />
<a href="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2010/01/Hutan-Kota1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-846" title="Hutan-Kota1" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2010/01/Hutan-Kota1-300x225.jpg" alt="" width="214" height="160" /></a>Bangunan pendopo yang dilengkapi dengan toilet dan pelataran yang cukup luas sepertinya cocok banget untuk tempat gathering&#8230; Bisa dicoba.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2010/01/26/hutan-kota-bontang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senja Indah di Bontang Kuala</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/05/24/senja-indah-di-bontang-kuala/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/05/24/senja-indah-di-bontang-kuala/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 04:27:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Sore itu.. disaat wiken.. bingung mo ngapain&#8230; akhirnya daripada bingun en bingun&#8230; saya hela si kuda besi abu-abu Honda CS1 keluar rumah menuju Bontang Kuala&#8230; sendirian pula.. Wah&#8230; semilir angin sore itu terasa segar menerpa wajah.. (padahal pakai helm dengan &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/05/24/senja-indah-di-bontang-kuala/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-826" title="senja-bontang-kuala" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/05/senja-bontang-kuala-300x224.jpg" alt="senja-bontang-kuala" width="300" height="224" />Sore itu.. disaat wiken.. bingung mo ngapain&#8230; akhirnya daripada bingun en bingun&#8230; saya hela si kuda besi abu-abu Honda CS1 keluar rumah menuju Bontang Kuala&#8230; sendirian pula.. Wah&#8230; semilir angin sore itu terasa segar menerpa wajah.. (padahal pakai helm dengan face shield&#8230; hehehehe&#8230; ngarang deh)  <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Waktu sudah hampir menunjukkan pukul 6 di sore hari.. dah hampir gelap yach&#8230; terus saja si kuda besi itu kupacu ke kampung Bontang Kuala yang tersohor di kota Bontang itu. Siapapun yang pernah berkunjung ke Bontang apalagi stay di Bontang pasti tahu Bontang Kuala&#8230; buat yang belum pernah ke Bontang&#8230; silahkan penasaran dulu yach&#8230; hehehehe&#8230; baca cerita dan lihat fotonya di beberapa blog dan website dulu aja deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-822"></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-827" title="tiang-awan" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/05/tiang-awan-300x224.jpg" alt="tiang-awan" width="300" height="224" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-828" title="santai-di-sore-hari" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/05/santai-di-sore-hari-300x224.jpg" alt="santai-di-sore-hari" width="300" height="224" /></p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-830" title="maghrib-di-bontang-kuala" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/05/maghrib-di-bontang-kuala-300x224.jpg" alt="maghrib-di-bontang-kuala" width="172" height="129" />Senja itu terasa nyaman di Bontang Kuala.. helm pun saya lepas.. wuih.. seger sekali&#8230; riak gelombang kecil di permukaan air laut memantulkan sinar mentari sore itu laksana pantulan cahaya dari jutaan berlian yang tersebar di permukaan air laut&#8230; bagus banget&#8230; Syukur pada TUHAN yang telah memberikan itu semua pada umatNYA. Selebihnya tidak perlu ditulis panjang-panjang disini yach&#8230; lihat foto-fotonya aja.. walau foto amatiran tapi tidak bisa menyembunyikan indahnya senja di Bontang Kuala <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/05/24/senja-indah-di-bontang-kuala/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hijaunya Bontang ku</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/03/10/hijaunya-bontang-ku/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/03/10/hijaunya-bontang-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 13:34:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=752</guid>
		<description><![CDATA[Bontang tempat saya dan keluarga tinggal telah semakin dikenal dibandingkan dengan lebih dari 15 tahun yang lalu saat saya mulai menginjakkan kaki di bumi Kalimantan Timur ini. Bontang sekarang juga semakin ramai, walau akses ke Bontang melalui udara dan laut &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/03/10/hijaunya-bontang-ku/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-759" title="arwana" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/arwana-300x224.jpg" alt="arwana" width="241" height="180" />Bontang tempat saya dan keluarga tinggal telah semakin dikenal dibandingkan dengan lebih dari 15 tahun yang lalu saat saya mulai menginjakkan kaki di bumi Kalimantan Timur ini. Bontang sekarang juga semakin ramai, walau akses ke Bontang melalui udara dan laut tidak mengalami kemajuan alias itu-itu saja.. namun transportasi darat dari Samarinda ke Bontang mengalami kemajuan yang pesat.. dulu bis AKDP yng digunakan adalah bis tigaperempat dengan AC palsu alias Angin Cendela yang panas.. sekarang sudah banyak bis umum jalur Bontang-Samarinda pp, bahkan Bontang-Balikpapan pp yang menggunakan AC beneran.. alias <em>Air Conditioning</em> <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Lalu bagaimana dengan penghijauan kotanya? Ini yang agak sulit.. kemajuan kota sepertinya sebanding dengan<img class="alignright size-thumbnail wp-image-760" title="danau-arwana" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/danau-arwana-150x150.jpg" alt="danau-arwana" width="173" height="173" /> meningkatnya jumlah penduduk.. peningkatan jumlah penduduk tentunya membutuhkan lahan yang luas untuk tempat tinggal.. Nah, sepertinya sulit mendapatkan area di Bontang yang dipenuhi oleh pepohonan besar-besar yang rindang (hmm.. sepertinya disepanjang jalan Samarinda-Bontang nasibnya juga sama.. ). Ini sih sudah problem lamaaaaa yach&#8230; Pemkot Bontang saat ini sedang berusaha untuk membuat Bontang lebih hijau dengan slogan Kota Taman nya .. Tertib-Mandiri-Agamis-Aman-dan Nyaman.. bener-bener disulap menjadi kota yang penuh taman&#8230; Hmm.. tapi yang namanya taman kan bukan berisi pohon-pohon hutan yang gede-gede? Lalu dimana bisa melihat hutan kota yang hijau di Bontang?<span id="more-752"></span><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-762" title="arwana-pkt" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/arwana-pkt-150x150.jpg" alt="arwana-pkt" width="150" height="150" />Bersyukur bahwa di Bontang ada dua perusahaan besar, PT. Pupuk Kaltim dan Badak NGL Co. yang mau tidak mau harus diakui menyumbang paru-paru kota Bontang dengan kawasan hijaunya dengan pohon-pohon besarnya yang masih dijaga kelestariannya. Pada hari Minggu&#8230; (kok seperti lagu anak-anak?).. Pada suatu hari.. (kok seperti kalimat pembuka tugas mengarang Bahasa Indonesia ketika masih SD dulu?).. halah&#8230; pokoknya waktu itu hari Minggu.. saya ikut aktivitas <em>outing</em> di kantor tempat saya bekerja&#8230; (kantor ni ye.. hahahaha). Acaranya jalan sehat menembus hutan kota Wanatirta yang dikelola PT. Pupuk Kaltim&#8230; dilanjutkan makan-makan.. sarapan pagi di kolam pemancingan Arwana yang masih terletak di lingkungan PT. Pupuk Kaltim&#8230; hmmm walaupun namanya Arwana.. tapi ndak ada Arwana nya sama sekali loh&#8230;<img class="alignright size-medium wp-image-761" title="jalan-sehat" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/jalan-sehat-300x224.jpg" alt="jalan-sehat" width="237" height="177" /> hanya sebuah nama.. dan yang ada di kolam kebanyakan adalah ikan mas&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-763" title="hutan-kota-wanatirta" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/hutan-kota-wanatirta-150x150.jpg" alt="hutan-kota-wanatirta" width="131" height="131" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-764" title="sukun-arwana" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/03/sukun-arwana-150x150.jpg" alt="sukun-arwana" width="132" height="132" /></p>
<p>Asyik juga.. berjalan kaki menyusuri jalan raya yang setiap hari saya lalui berangkat dan pulang kerja.. diapit &#8220;hutan&#8221; hijau&#8230; yang masih ada monyetnya.. biawaknya.. dan lain-lain  (yang kadang-kadang mereka  menyeberang jalan.. sehingga harus hati-hati dan waspada kalau mengendarai kendaraan disitu)  <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Pagi itu jalanan sepi karena hari libur, kami pun bebas menghirup udara segar tanpa diganggu asap kendaraan bermotor&#8230;  Jauh mata memandang.. hijau nan asri&#8230; Bontang ku <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/03/10/hijaunya-bontang-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Datang Juga</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/02/08/akhirnya-datang-juga/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/02/08/akhirnya-datang-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 08:05:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[MMUGM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=679</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak akan membahas salah satu program acara di televisi, &#8220;Akhirnya Datang Juga&#8221; yang presenternya si Olga itu.. Saya mau mencatat pengalaman hidup saya yang membahagiakan sekaligus mengharubirukan perasaan disini (boleh ya?).. ceilah.. heboh banget deh Bagaimana tidak heboh, semenjak &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/02/08/akhirnya-datang-juga/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-689" title="ugm" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/ugm-300x224.jpg" alt="ugm" width="300" height="224" />Saya tidak akan membahas salah satu program acara di televisi, &#8220;Akhirnya Datang Juga&#8221; yang presenternya si Olga itu.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Saya mau mencatat pengalaman hidup saya yang membahagiakan sekaligus mengharubirukan perasaan disini (boleh ya?).. ceilah.. heboh banget deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Bagaimana tidak heboh, semenjak 17 Desember 2005 saya mulai menimba ilmu di Magister Manajemen (MM)  UGM, dimulai dengan program matrikulasi, lalu kuliah dari 17 Juni 2006 sampai pada pertapaan di Jogja untuk melakukan penelitian pada bulan Oktober 2008 yang lalu hingga ujian 12 Desember 2008 dan &#8220;akhirnya datang juga&#8221;.. Wisuda Pascasarjana Universitas Gadjah Mada 29 Januari 2009 di Grha Sabha Pramana.. gedung yang megah dan prestisius di kawasan UGM Yogyakarta&#8230; bersama dengan 930-an wisudawan/wisudawati program S2 dan S3. Walau dulu S1 nya juga di UGM, tapi saya belum pernah loh merasakan Wisuda di Grha Sabha Pramana.. dulu wisuda S1 di bawah tenda raksasa di Balairung UGM.. (mesakke yo..) Nah.. wisuda di Grha Sabha Pramana ternyata menjadi obsesi saya juga.. hehehe <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-679"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-687" title="pelepasan-wisuda-jan-09" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/pelepasan-wisuda-jan-09-300x177.jpg" alt="pelepasan-wisuda-jan-09" width="331" height="195" /></p>
<p>Yang menjadi spesial dan berbeda adalah diadakannya acara Malam Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Program Magister Manajemen UGM pada malam sebelum Wisuda atau tanggal 28 Januari 2009 di kampus MM UGM Jl. Teknika Utara Yogyakarta.. dengan konsep pesta kebun yang dikemas secara apik dan megah.. walau diluar hujan, namun tenda yang begitu besar tidak mengganggu acara yang dihadiri 98 calon wisudawan/wisudawati beserta keluarga, staff dan dosen MM UGM itu. Beberapa macam menu disajikan, tidak ketinggalan menu kuliner Jogja seperti gudeg dan mie godhog ala Jogja, ada bebek panggang dan kambing guling, mpek-mpek, martabak, sampai Lasagna dan mini pizza&#8230; komplit deh, sampai bingung mau mana dulu yang disantap.. Tidak meleset dari namanya.. sekolah manajemen, acara pelepasan malam itu ditata apik.. runtut&#8230; dimanajemeni sedemikian rupa sehingga memuaskan para tamu undangan yang hadir.  Acara ini rutin diadakan pada malam sebelum Wisuda dilaksanakan setiap periodenya (4x setahun). Disamping sambutan-sambutan, dirangkai pula dengan acara pemberian penghargaan untuk Wisudawan terbaik dan yang meraih predikat cumlaude pada periode kali ini, yang detailnya bisa dibaca <a title="Wisuda MM UGM Januari 2009" href="http://www.mmugm.ac.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=693" target="_blank">disini</a>.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-690" title="trio-januari" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/trio-januari-300x225.jpg" alt="trio-januari" width="136" height="102" />Keesokan harinya, jam 06.00 LT harus sudah sampai di Grha Sabha Pramana&#8230; pagi itu saya dan Denayu harus bangun pagi-pagi.. menyiapkan diri dahulu sebelum membantu denbagus Riza-Aldi  siap-siap untuk ikut ke acara Wisuda.. laksana pramugara dan pramugari.. harus siap terlebih dahulu sebelum membantu penumpang bersiap-siap terbang &#8230; halah&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Pokoknya pagi itu yang diwisuda dan pendampingnya sama-sama heboh.. (walau ternyata setelah tiba di acara Wisuda, yang kelihatan  lebih heboh malah  pendamping para wisudan/wisudawati-nya&#8230; hehehehe). Upacara dimulai jam 08.00 LT, selesai tepat jam 10.00 LT (cepet yach..) . Dimulai dengan iring-iringan wisudawan/wisudawati memasuki ruang upacara diiringi Live Gamelan Jawa..   Sem<img class="alignright size-medium wp-image-691" title="siap-di-wisuda" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/02/siap-di-wisuda-300x224.jpg" alt="siap-di-wisuda" width="212" height="163" />ua serba hitam (dan kuning).. seperti murid-murid sekolah Hogwarts dalam cerita Harry Potter saja.. hehehehe. Duduk di kursi sesuai nomer urut absensi&#8230; kemudian nantinya dipanggil maju satu-persatu sesuai urutan tanda tangan kehadiran di form absensi (coba bayangkan.. kalau datang tapi tidak absen.. ndak bakalan dipanggil deh). Fakultas Ekonomika dan Bisnis serta Fakultas Kedokteran mendapat urutan pertama&#8230; (paralel kanan dan kiri dipanggil bergantian.. ini yang bikin acara menjadi cepat). Akhirnya datang juga&#8230; dipanggil&#8230; <em>&#8220;Rul&#8230;&#8230;. dengan predikat&#8230;</em> &#8220;, jabat tangan serta ucapan selamat dari Prof. Marwan Asri membuat saya bisa tersenyum lebar seraya mengucap syukur..</p>
<p>Syukur yang tak terhingga saya haturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunia yang dilimpahkan. Serta terima kasih saya sebesar-besarnya pada keluarga (denayu dan denbagus) yang telah rela berkorban kehilangan waktu bersama dikala libur akhir pekan karena saya harus kuliah, mengerjakan tugas makalah, mengerjakan penelitian dan tesis, juga doa-doanya .. buat Bunda tercinta atas doanya&#8230; buat teman-teman kuliah Angkatan Kelas Khusus Bontang atas dukungan dan kerjasamanya, terutama Edi-Joko-Novan.. Tak ketinggalan terima kasih untuk dosen pembimbing, dosen penguji, dan seluruh staff MM-UGM.. rekan kerja.. teman-teman blogger.. dan siapapun yang tidak bisa saya sebutkan disini atas dukungannya.. nasehatnya.. telepon dan SMSnya&#8230;   semua sungguh berarti..  sudah membuat saya tetap semangat menyelesaikan kuliah ini <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Semoga ilmu yang didapat berguna bagi nusa dan bangsa.. Amiinn..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/02/08/akhirnya-datang-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dilarang Foto Di Lobby Hotel!</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/01/24/dilarang-foto-di-lobby-hotel/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/01/24/dilarang-foto-di-lobby-hotel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 05:54:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=653</guid>
		<description><![CDATA[Jangan heran dengan judul posting di atas, ini sungguh-sungguh terjadi. Buat saya yang bekerja di kompleks pabrik petrokimia larangan foto di area pabrik adalah hal yang wajar demi keselamatan&#8230; tetapi ini di lobby hotel loh.. Penasaran? Baca cerita selengkapnya deh&#8230; &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/01/24/dilarang-foto-di-lobby-hotel/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Jangan heran dengan judul posting di atas, ini sungguh-sungguh terjadi. Buat saya yang bekerja di kompleks pabrik petrokimia larangan foto di area pabrik adalah hal yang wajar demi keselamatan&#8230; tetapi ini di lobby hotel loh.. Penasaran? Baca cerita selengkapnya deh&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-653"></span>Ini adalah kesempatan dinas pertama kali ke Jakarta semenjak saya &#8220;pindah&#8221; ke perusahaan yang baru. Kantor pusatnya ada di daerah Pejaten Jakarta Selatan, karena tidak mau repot jauh-jauh maka saya ingin &#8220;mencoba&#8221; hotel yang ada di seputaran Mampang dan Warung Buncit saja (sebelumnya selalu di daerah Menteng di dekat kantor yang lama), setahu saya ada tiga hotel berkelas bintang-3 di daerah itu, Maharaja, Maharani, dan Cipta-2. Sesuai rekomendasi teman, saya pun pilih Maharani karena didekatnya ada halte Busway Mampang, ke kantor bisa pakai busway turun di halte Pejaten.. simple gitu loh. Bener juga sih, setelah dicoba.. ke kantor hanya perlu waktu 15 menit sudah termasuk jalan kaki dan antri buswaynya.. (melawan arus sih).</p>
<p style="text-align: left;"><img class="alignleft size-medium wp-image-657" title="deluxe-maharani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/deluxe-maharani-300x224.jpg" alt="deluxe-maharani" width="260" height="194" />Dari bandara Soetta CGK, saya langsung ke Maharani dengan taxi.. Sesampainya di lobby hotel yang menurut saya terlalu sempit.. saya agak risih dengan banyaknya &#8220;security&#8221; merangkap bell boy (?) dengan seragam safari warna biru tua gelap yang ada di lobby itu&#8230; apalagi bau asap rokok dari orang-orang yang duduk di lobby sangat &#8220;nyegrak&#8221;, membuat saya ingin segera ke atas mendapatkan kamar&#8230; Akhirnya saya dapatkan juga kamar 509 Deluxe room dengan corporate rate sekitar 400 ribu lebih sedikit. Kamarnya bergaya &#8220;kuno&#8221; dengan lantai kayu dan kesannya remang-remang.. penataan lampunya kurang bagus, apalagi kamar mandinya.. gelap. Buat ibu-ibu yang harus make up sendiri pasti akan kerepotan dengan penerangan seperti itu (berarti hotel ini cocoknya buat bapak-bapak saja deh.. hehehehe). AC lumayan dingin.. enak lah.. Hanya saja TV nya model kuno dan tidak ada remote control yang tersedia di kamar.. terpaksa saya tanya ke housekeeping apakah saya harus pinjam remote control, dijawab.. &#8220;memang tidak ada pak, bapak bisa atur dari pencetan di meja sebelah tempat tidur bapak&#8221; halah&#8230; hare gene.. kalau sambil tiduran apa ya harus meraba-raba meja cari pencetan? Ya udah deh, akhirnya dari semenjak check in sampai check out saya tidak pindah-pindah channel TV.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">Berhubung siang harinya saya tidak makan nasi  <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  , sore itu saya lapar (maklum.. wong Jowo) .. duh.. makanan lagi <img class="size-medium wp-image-658 alignright" title="nasi-goreng-maharani" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/nasi-goreng-maharani-300x224.jpg" alt="nasi-goreng-maharani" width="252" height="188" />deh ceritanya&#8230; saya ke Restaurant di lobby, saya tanya ke waiternya yang paling cepet apa mas? (harusnya &#8220;bang&#8221; ya? hehehe), dijawablah nasi goreng&#8230; bener juga.. relatif cepet datangnya.. rasanya sih.. enak juga.. bumbunya terasa.. Ada beberapa hotel yang takut bumbu menyesuaikan lidah bule sehingga rasanya hambar.. tetapi di Maharani tidak.. (mungkin karena tamunya kebanyakan domestik yach). Selesai makan saya minta bill.. &#8220;mas billnya dong&#8230;&#8221; eh.. si waiter  kembali nanya &#8221; bapak bisa bahasa Indonesia?&#8221; halah.. apalagi nih? Memang sih.. yang saya mintain bill beda dengan yang nawarin menu tadi.. &#8220;Kenapa mas?&#8221; saya tanya lagi.. &#8220;Nggak pak, saya kira bapak orang Singapura, soalnya kemarin ada yang mirip bapak makan disini, beliau pakai bahasa Inggris terus.. katanya orang Singapura.. bedanya yang kemarin agak lebih putih dari bapak&#8221;.. Wah..wah.. mau bilang saya hitam saja kok pakai kayak orang Singapura to mas&#8230; hahahahaha. Ya sudah deh.. berapa? Semua Rp. 60rb pak&#8230; normal untuk harga makanan di hotel..</p>
<p style="text-align: left;">Setelah selesai makan, saya duduk-duduk di lobby hotel.. kebetulan agak sepi.. sehingga bau rokoknya sudah tidak menyengat lagi. Saya baca koran sambil SMSan (maksudnya gantian gitu loh). Tiba-tiba didepan saya berdiri seorang laki-laki dengan t-shirt hitam..panggil nama saya.. &#8220;Rul!&#8221; Saya pun tercengang hampir tidak percaya&#8230; perlu beberapa detik untuk sadar.. Ternyata dia adalah teman kuliah saya S1 dulu, sudah lama sekali tidak kopdar walau sering email-emailan lewat milis. Tanpa janjian.. tanpa rencana.. saya ketemu disitu&#8230; surprised gitu loh, dia juga baru pertama kali nginap di Maharani juga, seperti saya <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Sama-sama urusan dinas juga. Layaknya teman lama yang jarang ketemu, kami pun kangen-kangenan.. cerita sana.. cerita sini.. di lobby hotel. Begitu kami mau berpisah, karena ada urusan lain, saya pun punya ide untuk foto berdua, rencananya sih mau diposting ke milis buat kejutan ke teman-teman. Karena tidak ada orang ketiga.. saya pun pasang kamera digital saya di meja didepan saya untuk saya set automatic jepret sendiri setelah sekian detik. Waktu lagi setting autonya.. saya didatangi security berbaju safari biru tua yang sore itu memang banyak di lobby&#8230; saya kira mau bantu ngambilin foto&#8230; eh.. ternyata bikin saya tercengang &#8220;Maaf, pak.. dilarang mengambil foto di lobby&#8221;.. Hah, apakah wajah kami mencurigakan??? <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  Lagipula tidak ada sign dilarang foto yang tertempel di lobby. Saya tanya kenapa? Dijawab &#8220;Takut kalau ada orang lain yang kefoto&#8221;.. &#8220;Mosok itu alasannya?&#8221; sahut saya. &#8220;Peraturan manajemen pak, saya hanya menjalankan tugas&#8221;. Tidak puas dengan jawaban security, saya pun ke receptionist, &#8220;memang tidak boleh ambil foto disini ya mas&#8221;.. &#8220;Iya pak, manajemen bilang begitu&#8221;&#8230; Alasannya apa? &#8220;Tidak tahu pak, itu peraturan manajemen&#8221;.. Ok.. ok deh&#8230; jaman sekarang kok masih ada peraturan yang tidak jelas kenapa peraturan itu diterapkan, jadul banget gitu loh. Saya pun tidak jadi foto dengan sahabat lama&#8230;.</p>
<p style="text-align: left;">BTW, apakah ada teman-teman yang tahu&#8230; kenapa kira-kira dilarang foto di lobby hotel itu, kira-kira kenapa takut ada orang lain yang kefoto? Hayo&#8230;&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/01/24/dilarang-foto-di-lobby-hotel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ke Jakarta Seperti Ke Luar Negeri</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/01/23/ke-jakarta-seperti-ke-luar-negeri/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/01/23/ke-jakarta-seperti-ke-luar-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 15:48:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[Rabu 21 Januari 2009 yang lalu saya dapat kesempatan lagi dinas ke Jakarta, sebelum cuti seminggu ke Jogja bersama denayu dan denbagus for graduation ceremony hasil &#8220;pertapaan&#8221; selama ini&#8230; Sebenarnya perjalanan ke Jakarta bukanlah hal yang luar biasa untuk diceritakan &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/01/23/ke-jakarta-seperti-ke-luar-negeri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-636" title="pelita-pk-psv" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/pelita-pk-psv-300x137.jpg" alt="pelita-pk-psv" width="300" height="137" />Rabu 21 Januari 2009 yang lalu saya dapat kesempatan lagi dinas ke Jakarta, sebelum cuti seminggu ke Jogja bersama denayu dan denbagus<em> for graduation ceremony</em> hasil &#8220;pertapaan&#8221; selama ini&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Sebenarnya perjalanan ke Jakarta bukanlah hal yang luar biasa untuk diceritakan karena di blog ini pun saya  sudah sering cerita tentang perjalanan ke Jakarta. Namun perjalanan kemarin adalah pengalaman baru buat saya yang sebenarnya tidak saya sengaja untuk saya dapatkan. Diawali dari kerusakan teknis PK-PKT Pelita Dash-7 yang harus membawa saya dari Bontang ke Balikpapan jam 07.15 LT membuat saya tidak bisa nyambung dengan pesawat Garuda ke Jakarta GA-515 jam 09.50 LT yang tiketnya sudah saya pegang. Pesawat PK-PSV Pelita Dash-7 pengganti dari Balikpapan baru tiba jam 09.20 LT di Bontang untuk terbang kembali lagi ke Balikpapan membawa saya (dan penumpang lain tentunya&#8230;). Beruntung saya bisa dapatkan seat di penerbangan Garuda berikutnya GA-517 jam 12.30 LT dengan membayar biaya administrasi perubahan Rp. 50.000,- ketika check in (kebetulan kelas tiketnya di N). Lalu apa yang menjadi istimewa di perjalanan  ke Jakarta kali ini? <span id="more-631"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-637" title="kolak-pisang" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/kolak-pisang-300x224.jpg" alt="kolak-pisang" width="300" height="224" /></p>
<p>Setelah check-in saya pun menunggu di Garuda Executive Lounge Bandara Sepinggan, bukan karena saya naik business class loh.. ini karena saya member GFF Cobrand dengan salah satu Bank penerbit kartu kredit di Indonesia. Nah.. disitu saya dapatkan yang istimewa.. kolak pisang.. teman-teman.. hahahahaha. Apa istimewanya? Istimewanya karena saya dah lama banget ndak makan kolak, halah&#8230; malu-maluin deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />   Kental manis.. kolang-kalingnya menarik banget.. Sambil menunggu boarding, seperti biasanya saya pun akses internet dengan free internet wi-fi hotspot, hmm.. tanpa password&#8230; yang berarti siapapun yang di ruang tunggu (tidak harus di Lounge) bisa akses internet gratis di Sepinggan dong.. hebat.. hebat&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Lalu kenapa judul postingan ini &#8220;Ke Jakarta seperti Ke Luar Negeri&#8221;? Yang jelas, bukan karena harus bawa passport, juga bukan karena  sama-sama tidak bayar fiskal karena ada NPWP <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Lalu.. lalu&#8230;?</p>
<p><img class="size-medium wp-image-638 alignleft" title="airbus-a330-garuda" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/airbus-a330-garuda-300x158.jpg" alt="airbus-a330-garuda" width="300" height="158" /></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-639" title="cabin-ga-a330-300" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/cabin-ga-a330-300-300x224.jpg" alt="cabin-ga-a330-300" width="201" height="151" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-640" title="cerah-berangin" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/cerah-berangin-300x224.jpg" alt="cerah-berangin" width="178" height="133" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-641" title="tv-ga-a330-300" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/tv-ga-a330-300-300x224.jpg" alt="tv-ga-a330-300" width="148" height="110" /></p>
<p>Sebenarnya saya sudah tau dari iklan di koran lokal Kaltim, bahwa saat ini penerbangan Garuda GA-517 dari Balikpapan ke Jakarta menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330-300 dengan penumpang sekitar 250-an orang lebih (pas nya berapa sih.. ada yang tau?), dan hanya sekali sehari yang menggunakan pesawat berbadan lebar itu, schedule lainnya tetap dengan Boeing 737. Nah.. ternyata benar.. saya boarding ke pesawat bueeessaarr itu. Terus terang, ini bukan pertama kalinya saya naik Airbus A330-300 nya Garuda, dulu di tahun 1993-an (jadul banget ya) saya pernah naik pesawat itu ke Hong Kong pp untuk urusan dinas.. So, jadilah saya ke Jakarta seperti ke Hong Kong.. ke luar negeri gitu loh.. hahahaha <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="size-medium wp-image-642 alignleft" title="kentang-dengan-ayam" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/kentang-dengan-ayam-300x224.jpg" alt="kentang-dengan-ayam" width="189" height="141" />Dah lama tidak terbang dengan pesawat besar.. duduk di kursi 16-B, dengan formasi 2-4-2, suasana pemandangan terasa lapang.. walau TV yang saat itu meyuguhkan film &#8220;Just for Laugh&#8221; terlihat jauh dari tempat duduk saya. Penerbangan 1 jam 40 menit ke Jakarta menjadi tidak terasa lama.. yang terasa adalah goyangan-goyangan lembut yang membuat saya terasa seperti orang mabuk.. (saya hanya bisa bayangkan berarti angin di luar kencang sekali, pesawat segede gitu pun terombang-ambing.. meskipun cerah.. pantesan ombak di laut akhir-akhir ini dilaporkan tinggi). <em>In flight service</em> yang diberikan Garuda untuk <em>domestic flight</em> menurut saya adalah terbaik di Indonesia dibandingkan maskapai lainnya. Sajian makanan hangat yang saat itu bisa dipilih antara nasi dengan daging atau kentang dengan ayam bisa membuat perut terasa nyaman.. di jam makan siang di udara.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Yach.. ditutup dengan makanan lagi deh <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/01/23/ke-jakarta-seperti-ke-luar-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liku-liku Perjalanan ke Samarinda</title>
		<link>http://denmasrul.com/2009/01/04/perjalanan-ke-samarinda/</link>
		<comments>http://denmasrul.com/2009/01/04/perjalanan-ke-samarinda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 08:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>denmasrul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Experience]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan_jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denmasrul.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan ke Samarinda dari Bontang lewat jalan darat sudah sering saya lakukan.. uniknya,  setiap menempuh perjalanan ke Samarinda, ada saja lubang baru yang ditemui di jalan.. ada saja longsoran baru di tepi jalan.. seakan-akan ndak pernah kelar.. diperbaiki.. rusak lagi.. &#8230; <a href="http://denmasrul.com/2009/01/04/perjalanan-ke-samarinda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-548" title="cuaca-berawan" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/cuaca-berawan-300x224.jpg" alt="cuaca-berawan" width="190" height="141" />Perjalanan ke Samarinda dari Bontang lewat jalan darat sudah sering saya lakukan.. uniknya,  setiap menempuh perjalanan ke Samarinda, ada saja lubang baru yang ditemui di jalan.. ada saja longsoran baru di tepi jalan.. seakan-akan ndak pernah kelar.. diperbaiki.. rusak lagi.. diperbaiki.. rusak lagi. Alhasil saya pun harus waspada dan konsentrasi penuh mengamati kondisi jalan saat mengemudikan si Oxxy menempuh liku-liku perjalanan Bontang &#8211; Samarinda pp yang jaraknya 125 km  di hari Natal 25 Desember 2008 yang lalu&#8230; sekaligus liburan dengan keluarga ke Samarinda dan dilanjut ke Balikpapan menghabiskan libur panjang 5 hari&#8230;  <img class="alignright size-medium wp-image-549" title="jalanan-bontang-samarinda" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/jalanan-bontang-samarinda-300x182.jpg" alt="jalanan-bontang-samarinda" width="263" height="161" />Pengennya sih nyeberang ke Jawa atau keluar Kalimantan, tapi Januari ini dah ada <em>planning</em> untuk ke Jogja (nah.. wisata kuliner lagi..), makanya ditahan dulu.. sekarang ke Samarinda dan Balikpapan dulu.. gitu loh.. <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Berempat berangkat dari rumah sudah agak siang, cuaca cerah berawan sebagian.. dan TV gencar sekali memberitakan Samarinda lagi terendam banjir.. dough&#8230;. ?!?!?!<span id="more-536"></span></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-550" title="rm-kenari" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/rm-kenari-300x224.jpg" alt="rm-kenari" width="200" height="150" />Karena niatnya nyantai, maka si Oxxy pun dihela dengan santai.. pada kecepatan 40 &#8211; 60 km/jam&#8230; cocok untuk jalan raya Bontang-Samarinda yang &#8220;sempit&#8221; berbelok-belok.. naik-turun.. dan ada &#8220;jebakan&#8221; lobang disana-sini <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Jam 11.00 LT sekitar 45 menit perjalanan dari Bontang, nyampailah kami di PIR Karet , disitu ada beberapa rumah makan dengan konsep <em>rest area</em> (maunya.. hehehe), ada SPBU baru juga&#8230; mampirlah kami di salah satu rumah makan disitu RM Kenari.. Tadinya mau ke RM Tahu Sumedang, tetapi karena sudah sering banget ke RM Tahu Sumedang, maka kami cari alternatif lain lah&#8230; Yach.. akhirnya cerita kuliner lagi deh, tadinya mau cerita liku-liku perjalanan ke Samarinda kok akhirnya cerita kuliner juga&#8230; hihihihihi <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-552" title="ikan-mas-goreng-kenari" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/ikan-mas-goreng-kenari-300x224.jpg" alt="ikan-mas-goreng-kenari" width="169" height="126" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-551" title="gazebo-rm-kenari" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/gazebo-rm-kenari-300x224.jpg" alt="gazebo-rm-kenari" width="221" height="165" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-553" title="jagung-manis-kenari" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/jagung-manis-kenari-300x224.jpg" alt="jagung-manis-kenari" width="168" height="126" /></p>
<p>Di RM Kenari, menunya biasa saja.. menurut saya sih seperti masakan rumahan.. alias bisa masak sendiri tanpa repot-repot.. hehehehe.. tempatnya sih nyaman, suasananya oke.. dengan model <em>gazebo</em> di bawah rindangnya pohon karet&#8230; but masakannya <em>ordinary</em> banget deh.. Dulu disitu dikenal dengan menu burung Punai gorengnya.. tetapi karena burung Punai banyak diburu akhirnya langka dan jadi binatang yang dilindungi kali&#8217; ya&#8230; CMIIW. Akhirnya kami pun pesen ayam goreng dan ikan mas goreng.. plus jagung manis rebus dua biji&#8230;. makan siang kecepeten&#8230; hehehehe. Hmm&#8230; ndak apa-apa deh&#8230; niatnya kan mau nyantai&#8230; enak tidaknya makanan kan nomer dua  (bener gak sih?) <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Selesai makan, kami pun melanjutkan perjalanan ke Samarinda yang masih tersisa sekitar 1,5 jam perjalanan. Entah kenapa, denbagus Aldi setiap ke Samarinda pengen lihat &#8220;kebun binatang&#8221;  yang ada di Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />   Jadilah kami mampir sebentar juga ke KRUS&#8230; yang sebenarnya sudah dekat banget dengan Samarinda loh&#8230; <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-554" title="krus" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/krus-300x224.jpg" alt="krus" width="194" height="144" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-555" title="panas-panas-di-krus" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/panas-panas-di-krus-224x300.jpg" alt="panas-panas-di-krus" width="224" height="300" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-556" title="beruang-madu-krus" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/beruang-madu-krus-224x300.jpg" alt="beruang-madu-krus" width="141" height="189" /></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-559" title="mie-pangsit-jakarta-di-samarinda" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/mie-pangsit-jakarta-di-samarinda-300x160.jpg" alt="mie-pangsit-jakarta-di-samarinda" width="169" height="90" />Nah.. karena berita Samarinda di rendam banjir, maka kamipun harus merancang rute perjalanan begitu memasuki kota Samarinda dengan bertanya pada teman-teman yang sudah duluan ke Samarinda.. Sampai di Samarinda, kami masuk lewat outer ring road lewat Sempaja ke arah jalan Juanda.. disitu sudah dicegat genangan air setinggi sekitar 10 cm&#8230; <em>it&#8217;s no problem</em>.. apalagi buat si Oxxy.. lewat saja <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Eh&#8230; kok tiba-tiba perut ini rasanya <img class="alignleft size-medium wp-image-560" title="mie-pangsit-jakarta" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/mie-pangsit-jakarta-300x224.jpg" alt="mie-pangsit-jakarta" width="169" height="126" />masih lapar ya&#8230; mungkin karena tadi di RM Kenari niatnya ndak makan.. tapi cuma nyantai aja&#8230; atau mungkin karena energinya habis buat jalan-jalan di KRUS tadi. Hmm.. niatnya mampir di Bakso Awang Long di perempatan Juanda, ternyata tutup.. buat tamba gelo, akhirnya kami pun mampir di Mie Pangsit Jakarta di dekat situ yang pengunjungnya siang itu lumayan rame&#8230;  Makan mie pangsit.. bisa membuat perut nyaman&#8230;  lanjut deh.. jalan ke Hotel Swiss Belhotel Borneo tempat kami menginap malam itu,  pilih hotel itu karena dekat dengan SCP salah satu mall terbesar di Samarinda.. dan yang penting bebas banjir <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-561" title="banjir" src="http://denmasrul.com/wp-content/uploads/2009/01/banjir-300x224.jpg" alt="banjir" width="300" height="224" />Perjalanan dari Mie Pangsit Jakarta ke Hotel Swiss Belhotel Borneo cukup membuat &#8220;spaneng&#8221;.. alias menegangkan, karena saya enggan muter lewat Juanda &#8211; Antasari &#8211; Tepian Mahakam.. kejauhan.. saya masuk perempatan Lembuswana ke arah Dr. Soetomo.. nah disitulah mulai dijumpai air luapan Sungai Karang Mumus dimana-mana&#8230; Saya lihat beberapa mobil &#8220;tinggi&#8221; seperti MPV dan SUV lewat saja, memang saya lihat tidak ada sedan yang berani lewat menerjang banjir di jalan raya yang tingginya sampai sekitar 30 cm itu&#8230; Karena si Oxxy termasuk jenis SUV, maka saya beranikan terus menerjang banjir.. dengan bantuan arahan para sukarelawan penduduk setempat supaya tidak salah pilih jalan ke genangan yang lebih tinggi. Hehehehehe.. si Oxxy jadi seperti kapal deh&#8230;Syukurlah.. dengan tetap injak gas tinggi dan menahan kopiling, saya pun bisa melalui banjir dengan sukses..  sampailah kami di Samarinda dengan selamat&#8230; Thanks God <img src='http://denmasrul.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denmasrul.com/2009/01/04/perjalanan-ke-samarinda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

