Seribu bambu.. demikian terjemahan bebasnya.. rumah makan ini dulunya memang dibangun dengan batang bambu yang jumlahnya mungkin ribuan.. terletak di Jalan Magelang Jogjakarta. Wah, kalimat pertama postingan ini sudah menjurus ke masalah kuliner lagi… apalagi judulnya…
Maklum yach.. ini soalnya masih dalam satu rangkaian postingan “Akhirnya Datang Juga” ketika saya dan keluarga di Jogja akhir Januari 2009 yang lalu… saya tidak mau ketinggalan untuk mencatat di blog ini. Tepatnya di tanggal 29 Januari 2009 selepas mengikuti Wisuda Program Pasca Sarjana di GSP Universitas Gadjah Mada Jogjakarta. Banyak selebaran yang terselip di wiper kaca mobil.. salah satunya adalah selebaran dari Rumah Makan Taman Pringsewu Jl. Magelang KM. 9 Jogjakarta..
bahkan disitu tertulis free 2 porsi sup iga untuk syukuran wisuda… bisa dibawa pulang lagi. Hmmm.. sebenarnya saya kesitu bukan karena selebaran itu, saya dan teman-teman yang sama-sama wisuda (selamat buat pak Budiono dan pak Agung) sehari sebelumnya memang sudah sepakat untuk mengajak keluarga makan siang di RM Taman Pringsewu, ide ini muncul karena pada saat kuliah pertama di Jogja, kami sekelas dijamu oleh MM-UGM, cultural lunch, di RM Taman Pringsewu.. jadi ndak ada salahnya kalau setelah lulus mengulang makan disitu lagi..
dan saya sudah booking sehari sebelumnya untuk 16 orang… sekaligus mengundang teman-teman kami yang sama-sama dari Bontang yang pada hari itu baru saja selesai menjalani Seminar Proposal Penelitian S2 nya di T-Mesin UGM… (selamat buat pak Basuki, pak Amex, pak Boyke, dan pak Bimo)
Rumah makan itu sebenarnya pindahan dari bangunan lama yang ada di jalan Magelang juga, bangunan lama itu yang lebih banyak terbuat dari pring… alias bambu. Sekarang pindah lebih ke utara, tepatnya di km 9 arah ke Magelang dari Jogjakarta. Yang sekarang bisa dibilang ndak ada bambunya.. gubuk2 yang tersebar di taman lebih banyak terbuat dari kayu.. Walaupun tepat dipinggir jalan raya Jogja-Magelang tapi tidak terasa panas waktu itu.. Tamannya asri dan bersih, ada kolam ikan dan kura-kura yang membuat anak-anak betah berlama-lama disitu. Ada gubuk lesehan.. dan ada juga tempat makan yang pakai kursi… silahkan dipilih..
Waktu itu kami pengen lesehan karena tempatnya lebih unik dan asri…

Menunya? Mirip dengan Numani… masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Di Pringsewu minumannya joss banget.. apalagi waktu saya pesen jus jambu.. wow.. jambu asli dan kental… mantabsss..
Istri pengen teh poci pakai gula batu.. wow.. mantabss juga
Pertama, dibuka dengan sup krim jagung, lalu gurami bakar dan goreng, cap jay, kangkung hotplate, ayam goreng, cumi goreng tepung, dan free sup iga 2 porsi. Free 2 porsi sup iga ternyata diberikan untuk pembelanjaan lebih dari Rp. 200.000,- dan tidak berlaku kelipatannya. Secara rasa.. makanannya ndak beda dengan rumah makan sejenis lainnya sih…
Bumbunya kurang berani, tidak seperti halnya masakan khas Jogja pada umumnya yang terkenal manis dan “berasa bumbunya”, mungkin karena menyesuaikan dengan lidah foreigner atau tamu-tamu dari luar Jogja… jadi lebih mirip dengan masakan asli Sunda. Cocok buat tamu-tamu dari luar Jogja yang tidak suka dengan masakan yang terlalu manis… Yang penting siang itu terasa berkesan… Selamat buat teman-teman!
saya serinng denger resto ini.
tp gak sempat makan disini.
hehe….
konsep nya resto taman ya….
di jalan yg mau ke magelang kan mas?
>>> betul sekali
Wah, kok gak ngundang ngundang tho den?
>>>
saya kemaren diundang apa nggak ta ya ? (malah lali…)…Padunee….
>>> loh.. saya undang kok, menunya pecel ndeso…:-)
wah mas, tempatnya enak buat berkencan sama belahan jiwaku adem lan ijo royo royo bgt sambil makan makan
lha aku kapan diundang makan nih ?
>>> enak tenan buat kencan… apalagi kalau malam.. hehehehe Undangan makannya di Jerman aja yach mbak..
..anak-anak saya suka sulapnya..
>>> wah.. waktu itu ndak ada sulapnya… adakadabra
kalau “pringgitan” artinya apa?
>>> setahu saya pringgitan ndak ada hubungannya dengan pring alias bambu, karena pringgitan adalah bagian dari bangunan pendopo di Jawa.. cmiiw
Sore, salam kenal …. ada info baru nih… mampir yaa….
>>> salam kenal, thanks sudah mampir, pengen jadi pramugara tapi dah ndak bisa yach.. hehehehe
..kayaknya tempatnya asyik nech….
>>> hehehehe.. sayangnya jauh dari Kalimantan ya
Selamat Sore,
Segenap Keluarga besar Restoran Taman Pringsewu Jogjakarta mengucapkan terimakasih atas kepercayaannya kepada kami utk membantu terselengaranya acara bapak beberapa waktu yg lalu.
Apabila berkenan, kami dengan senang hati menanti kehadirannya kembali. Kenanglah Jogjakarta bersama Kami.Maturnuwun…
Salam Hangat&Jabat Erat
>>> sama-sama
Ada sebuah daerah di Provinsi Lampung yaitu KABUPATEN PRINGSEWU yang ibukotanya juga bernama Kota PRINGSEWU. Apa hubungannya dengan Kabupaten Pringsewu di Lampung tersebut ???
>>> saya yakin tidak ada hubungannya, kecuali nama yang sama… pringsewu dapat berarti seribu bambu, artinya di daerah itu banyak ditemukan pohon bambu… CMIIW