Archive for August, 2008

29
Aug

Balikpapan Kota Termahal???

Masih ada beberapa cerita tentang Jogja yang belum diposting… hmmm.. sementara break dulu Jogja-nya  :-)   Siang ini saya tersontak alias tersadar bahwa ternyata biaya hidup di Kalimantan Timur tinggi, setelah membaca berita di detikdotcom.. disebutkan bahwa Balikpapan dinobatkan menjadi kota termahal di Indonesia, diikuti Jakarta diurutan ke dua, dan Samarinda di urutan ke tiga… Ada dua kota di Kalimantan Timur yang menduduki tiga besar peringkat kota termahal di Indonesia berdasarkan survei yang dilakukan Mercer Indonesia di 26 kota di Indonesia selama Juli 2008, dua bulan setelah kenaikan harga BBM… byuh… byuh…. Continue reading ‘Balikpapan Kota Termahal???’

29
Aug

Ketemu Buah Matoa di Jogja

Tidak banyak ditemui, namun salah satu supermarket di jasol (jalan solo) Jogja menjual buah ini. Sudah dua kali dalam kesempatan ke Jogja saya pergi ke supermarket itu, dan dua kali pula saya beli buah Matoa yang katanya berasal dari Papua nun jauh di Indonesia Timur. Exciting saja… buah yang asalnya sangat jauh dari Jogja bisa ditemui di Jogja. Namun kata internet, pohon buah matoa ini juga bisa ditemui di daerah lain di ketinggian 900 m – 1700 m dpl di luar Papua lho… hehehe.. mungkin juga buah ini di panen dari daeran di seputaran Jogja yach. Ndak apa-apa.. deh:-)

Mbak Wiki bilang: Matoa (Pometia Pinnata) adalah tanaman khas Papua, termasuk famili Sapindaceae (keluarga rambutan-rambutanan), buahnya berbentuk bulat lonjong seukuran buah pinang, kalau mentah kulitnya berwarna hijau kalau mateng hijau agak kekuningan, kulitnya agak keras gitu. Rasanya rame.. menurut saya sih lebih mirip rasa durian.. padahal penampakan daging buahnya seperti kelengkeng atau leci… muanis banget..

28
Aug

Rental Sepeda Motor di Jogja

Salah satu sarana yang mendukung acara jalan-jalan di Jogja adalah kendaraan. Kalau tidak punya kendaraan pribadi, sebenarnya banyak kendaraan umum yang bisa digunakan di Jogja untuk menuju ke suatu tempat, dari becak, andong, ojek, bis kota (incl. Trans Jogja hijau-kuning yang ber-AC), sampai taxi argometer yang sudah mulai banyak di Jogja dengan mobil keluaran terbaru (yang terbaru makai Chevrolet Kalos). Namun itu semua membatasi pergerakan… dan harus siap “kocek” lebih banyak.. ya toh… apalagi seperti saya yang suka jalan… wuih..:-) Di rumah eyang putri ada mobil sih.. namun itu juga kurang nyaman kalau dipakai beredar di kota Jogja yang hiruk pikuk penuh dengan sliwar-sliwernya sepeda motor. Maka dari itu saya putuskan untuk menyewa sepeda motor untuk alat transportasi saya selama di Jogja (tepatnya di kota Jogja). Continue reading ‘Rental Sepeda Motor di Jogja’

27
Aug

Pantai Depok

Jangan kaget…. ini bukan Depok yang terkenal dengan Universitas Indonesia-nya :-) Memang banyak daerah yang menggunakan nama Depok.. salah satunya adalah Pantai Depok.. pantai selatan Yogyakarta yang bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit dengan kendaraan bermotor dari kota Yogyakarta. Lokasinya di sebelah barat pantai Parangtritis yang sudah terkenal itu. Sebenarnya pantai Depok adalah tempat pelelangan ikan (TPI) dimana para nelayan setempat menjual hasil tangkapannya, namun karena keindahan pantainya tidak kalah dengan pantai Parangtritis maka tempat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Yogyakarta, termasuk saya yang menyempatkan diri bersama denayu dan keluarga untuk piknik ke pantai Depok. Terus terang saya tertarik dengan Pantai Depok bukan karena pantainya.. nah loh… Lalu apa? Continue reading ‘Pantai Depok’

26
Aug

Gudeg Lagi… Gudeg Lagi

Masih di Jogja :-) Siapa yang tidak kenal dengan Gudeg, makanan khas Jogja yang terkenal seantero antah-berantah.. :-) Entah sudah berapa kali saya makan gudeg selama saya di Jogja.. dari jenis gudeg yang kering berwarna coklat tua seperti produk Gudeg Bu Amad, Gudeg Yu Jum, Gudeg Campur Sari, Gudeg di sepanjang jalan Wijilan.. sampai jenis gudeg yang basah berwarna coklat muda seperti Gudeg Juminten, Gudeg Permata, Gudeg Sagan, dan Gudeg di sepanjang jalan Solo dan Malioboro.. :-) Hmmm.. yang pasti.. tidak ada jenis gudeg setengah basah atau setengah kering…. lha iya lah… :-) Rasanya yang jelas.. manis… dari yang manis banget.. asli Jogja banget.. sampai yang tidak begitu manis karena sudah menyesuaikan lidah konsumen yang rata-rata adalah wisatawan dari luar Jogja (seperti saya.. hehehehe). Continue reading ‘Gudeg Lagi… Gudeg Lagi’

25
Aug

Brunch with Soto Sapi

Sarapan pagi di Jogja memang bisa macam-macam menunya.. namun yang paling mudah ditemukan menurut saya adalah menu sarapan soto.. walau ternyata buka-nya tidak pagi banget..:-) (Note: Kalau mau lebih pagi bisa sarapan nasi gudeg atau bubur yang banyak dijual di trotoar di pelosok kampung Jogja). Siapa yang tak kenal dengan soto? Semacam sup dengan kuah bening yang terbuat dari kaldu ayam atau sapi.. nasinya bisa dicampur atau dipisah… ditambah “rajangan” kol mentah, tomat, taoge, daun bawang, perkedel, irisan daging sapi atau daging ayam… hmmmm… nyam.. nyam… Porsinya memang tidak terlalu banyak, semangkok saja.. sangat cocok untuk menu sarapan.. Continue reading ‘Brunch with Soto Sapi’

22
Aug

Lotek

Makanan yang tidak pernah ketinggalan saya cari ketika saya ke Jogja adalah Lotek, bukan “low tech” :-) walaupun masaknya memang tidak perlu teknologi yang canggih-canggih.. seperti halnya pizza (weleh.. lotek kok ditandingin sama pizza.. garing ah.. hehehehe). Sebenarnya bikin lotek sendiri di rumah sih bisa aja.. gak sulit-sulit amat kok… tetapi kalau di warung-warung Lotek di Jogja.. rasanya kok beda yach.. lebih joss gitu. Ada beberapa warung lotek di Jogja yang bisa didatangi.. seperti Lotek “Teteg” punya bu Untung di Teteg Wetan Stasiun KA Lempuyangan, Lotek bu Sugeng di jl. Argolubang Baciro, Lotek Bu Bagyo di Jl. Moses Gatutkaca dekat UAJ, dan lain-lain… biasanya disamping Lotek mereka juga menyediakan menu Gado-gado.. Continue reading ‘Lotek’

15
Aug

Mencari Perak di Kotagede

Setelah dari Candi Prambanan, saya dan rombongan diklat meluncur ke Kotagede, salah satu tujuan wisata di Jogjakarta yang terkenal dengan peraknya… tepatnya kerajinan peraknya. Terletak di tenggara kota Jogjakarta, kecamatan Kotagede tidak begitu jauh dicapai dari Prambanan atau kota Jogjakarta (asal jangan jalan kaki… hehehehe). Lagi-lagi sebagai “wong Jogja” saya tidak pernah dengan sengaja pergi ke Kotagede untuk mencari perak kalau tidak sedang menemani tamu dari luar kota Jogja.. namun karena dihitung-hitung saya sudah hampir 18 tahun tinggal di bumi Kalimantan Timur (jadi orang Kalimantan nih..) maka tidaklah aneh jika kali ini saya antusias sekali ikut-ikutan mencari perak di Kotagede :-) Continue reading ‘Mencari Perak di Kotagede’

15
Aug

Menengok Candi Prambanan

Telah dua tahun lebih gempa besar melanda Jogja tepatnya di tanggal 27 Mei 2006 yang lalu… tidak terkecuali situs Candi Prambanan juga terkena dampaknya.. dan sampai sekarang proses rehab Candi Prambanan diberitakan masih berlangsung dan belum tuntas. Lalu bagaimana kondisi Candi Prambanan saat ini? Saya pun hari ini meluncur ke Prambanan Jogjakarta untuk melihat Candi Prambanan itu… seperti apa gerangan saat ini. Sebagai “wong Jogja”, sudah lama sekali saya tidak ke Candi Prambanan… yang kata denbagus mirip rumahnya “Power Ranger:-) Continue reading ‘Menengok Candi Prambanan’

14
Aug

Transit di Surabaya.. review hotel lagi :-)

Ready to take offBaru saja saya kembali dari Lapindo .. Surabaya, seminggu kemudian saya harus ke Jogjakarta untuk menjalani pendidikan dan pelatihan (belajar terus… belajar terus… tak kenal usia :-D ) Lalu kenapa bisa transit di Surabaya?.. Begini loh ceritanya (gaya pembukaan cerita pengantar tidur.. hehehe). Pada suatu hari… eh… hari Sabtu 9 Agustus 2008 saya berangkat ke Jogja dari Bontang via Balikpapan.. Seperti biasa dari Bontang dengan pesawat Pelita Dash-7 PK-PKT jam 07.15 LT.. entah kenapa di atas kabutnya tebal banget.. Continue reading ‘Transit di Surabaya.. review hotel lagi :-)