GWK

Entah karena kebetulan atau memang skedulnya, saya berangkat ke Bali dan pulang ke Balikpapan sama-sama menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-400 dengan register yang sama PK-GWK, atau di kalangan airliner biasa menyebut dengan “whisky kilo”… :-) Bukan GWK nya Garuda Indonesia yang akan saya ceritakan disini, tetapi obyek wisata GWK Bali alias Garuda Wisnu Kencana… hehehe… jauh banget yach :-)

Sebelum ke Jimbaran, kami memang sengaja menyempatkan diri ke GWK untuk melihat perkembangan pembangunan Taman Budaya GWK (GWK Cultural Park) yang terletak di Bukit Ungasan Kabupaten Badung, “sepatu”nya pulau Bali, sekitar 10 km di sebelah selatan kawasan wisata Pantai Kuta… dibangun sejak jaman orde baru di atas dataran tinggi batu kapur cadas dan menatap kawasan wisata di pesisir selatan pulau Bali. Kami pernah ke GWK beberapa tahun yang lalu, dan waktu itu baru patung “badan dan kepala” Wisnu yang baru jadi… :-)

wisnu.jpg

Jalan masuk ke kawasan GWK mulus banget dan rumput di kanan-kirinya terawat rapi… sudah mulai tampak dari kejauhan bukit kapur yang dipotong-potong… sebelum sampai di area parkir dan pintu masuk, kita bisa menjumpai monumen “tangan”… tepatnya patung tangan “Wisnu” yang nantinya akan dipasang di patung GWK… Oh..iya, sebelum masuk ke area parkir dan pintu masuk, harus bayar tiket dulu donk.. saya kena Rp. 45.000,- untuk 2 dewasa dan 2 anak-anak incl. parkir mobil, sopir tidak dihitung… hehehehehe :-) Begitu turun dari mobil sudah disambut alunan gamelan Bali… dan disambut gadis cantik yang berpakaian penari Bali.. kita bisa foto sama mereka, tentunya dengan memberikan tip secukupnya.. it’s normal .. ya toh :-) Saat itu pengunjungnya rame banget… lebih banyak turis domestik, rombongan bis pariwisata dari pulau Jawa… di pelataran depan dapat dijumpai penjaja makanan-minuman, dan penjual souvenir seperti kaos, dsb… Jadi kalau haus atau lapar, mending beli dulu disini.. karena di pelataran Taman Budaya yang ada patungnya tidak ada penjual makanan-minuman.. :-)

lotus-pond-copy.jpgKami masuk melalui gerbang batu cadas yang dilubangi membentuk sebuah pintu, Lotus Pond.. melalui lorong yang kanan kirinya diapit dinding kapur.. Keluar dari lorong, sampailah di pelataran yang kanan kirinya penuh dengan dinding-dinding batu kapur yang dipotong tegak lurus menjulang tinggi … so beautiful. Tempat ini biasanya dipakai untuk event-event konser musik… atau pengambilan foto pre-wedding… bagus banget. Konon katanya dinding-dinding batu kapur tersebut akan dipahat menjadi relief cerita Ramayana… Kapan ya? :-)

pelataran-gwk.jpg

Setelah puas memandangi bukit-bukit kapur tadi.. kami naik ke atas melalu anak tangga yang jumlahnya puluhan… menuju ke Plaza Garuda dimana patung “kepala Garuda” berada… Saya hanya bisa membayangkan andaikan patung GWK ini jadi secara keseluruhan.. bakalan seberapa besar ya… kepala Garuda-nya saja segede itu :-)

plaza-garuda.jpg

Setelah melihat patung Wisnu dan puas memandang pulau Bali dari atas bukit Ungasan.. kami pun segera turun dan kembali ke mobil untuk menuju pantai Jimbaran…

This entry was posted in Travelling. Bookmark the permalink.

4 Responses to GWK

  1. Ojat says:

    terakhir ke Bali taun 2001, tu patung wisnu masi buntung aja tangannya hehehhe

    >>> sambungannya ada di tempat lain, bro :-) … di pelataran dekat gate masuk…

  2. anno' says:

    konon kabarnya ni patung bakal jadi patung terbesar di dunia klo udah jadi semua…..

    >>>yup.. kapan ya? kayaknya masih jauh tuh.. belum ada tanda-tanda diterusin pembangunannya..

  3. anas says:

    hemmmmm….kapan ya bisa ke bali lagi?

    >>> memang Bali tidak pernah membosankan… saya juga pengen ke sana lagi tuh ;-)

  4. Elys Welt says:

    jadi pengen ke sana :) , tahu nggak kira2 kapan jadi keseluruhan patungnya ?

    >>> Itu dia masalahnya… di lokasi belum ada tanda-tanda pembangunan diteruskan.. sepertinya masih harus bersabar :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>