“Dulu bisa kok..!?!?”

Pernah gak? Dalam rapat pemecahan masalah di dalam organisasi atau perusahaan baik itu yang bersifat teknikal maupun non teknikal ada yang ngotot menggunakan cara lama untuk memecahkan masalah tersebut..dengan dalih “Dulu dengan cara seperti itu bisa berhasil kok!” …… “Dulu dengan cara itu juga bisa kok, kenapa gak pakai cara itu saja?” Pokoknye.. dulu.. dulu… dulu.. selalu mengacu pada masa lalu… gitu..

Ya..gak ada yang salah sih… pengalaman adalah guru yang terbaik. Tapi apa cara itu bisa dipertahankan pada dunia bisnis di jaman sekarang dimana perubahan terjadi begitu cepat sampai-sampai perubahan itu tidak kita sadari bersama. Lingkungan bisnis berubah dengan cepat: kemajuan teknologi, tuntutan konsumen, tuntutan karyawan, hukum/perundangan, iklim kompetensi, perubahan sosial, dll.. sampai pada era globalisasi.

Beberapa ahli mengatakan:

“Kita akan membuat kesalahan bila kita beranggapan bahwa masa depan adalah kelanjutan masa lalu… sebab masa depan itu akan sangat berbeda dengan masa lalu. Kita harus meninggalkan cara lama agar kita sukses menghadapi masa depan” (Charles Handy)

“Kita harus berhenti membayangkan apa yang akan dilakukan di masa depan dengan melihat apa yang membuat kita sukses dimasa lalu” (Peter Senge)

“Kalau kita merasa diri kita hebat, kita akan binasa. Sukses di masa lalu tidak menjamin sukses di masa depan. Formula sukses di masa lalu akan jadi penyebab kegagalan di masa depan” (Michael Hammer)

Sudah saatnya kita melihat perubahan lingkungan bisnis dengan baik, berpikir strategik dan visioner.. tidak selalu mengacu pada pengalaman masa lalu… ya kan?

This entry was posted in Manajemen and tagged . Bookmark the permalink.

5 Responses to “Dulu bisa kok..!?!?”

  1. pink says:

    cara baru kan perlu juga dicoba. iya ga?

  2. alchemize says:

    Inilah dia calon strategic leader kita :)

  3. denmasrul says:

    @pink: iya, harus berani mencoba cara baru :) Thanks udah mampir, lam kenal ya..

    @alchemize: Hehehehehe… bisa aja…:-) Thanks udah mampir..

  4. romopong says:

    menurut romo sih yang salah adalah cara belajar kita terhadap masa lalu. kita salah dalam mengambil hakikat pelajaran dari past experience.

  5. Denmasrul says:

    @romopong: hmm..ok nanti kita jarkom yach… belajar kelompok :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>